Zakat Mal : Pengertian, Dalil, Syarat, Hukum dan Waktu Membayarnya

By | May 23, 2018
Pengertian, Dalil, Syarat, Hukum dan Waktu Membayarnya

Zakat Mal (Harta)

 

Jagoan Ilmu, Zakat mal : Pengertian, Dalil, Syarat, Hukum dan Waktu Membayarnya – Tahukah Anda apa yang dimaksud dengan zakat Mal (Harta) ? jika Anda belum mengetahuinya tepat sekali Anda mengunjungi Jagoan Ilmu. Karena disini akan mengulas tentang pengertian, dalil, syarat, hukum dan Waktu membayarnya zakat mal secara lengkap. Oleh karena itu marilah simak ulasan yang ada dibawah ini.

Pengertian Zakat Mal

Zakat Mal (Harta) adalah zakat hasil perniagaan, yaitu Zakat yang wajib dikeluarkan oleh seorang muslim yang mencakup hasil perniagaan, pertanian, pertambangan, hasil laut, hasil ternak, harta temuan, emas dan perak, apabila mencapai nishab dengan haul 1 tahun.

Sesuatu dapat disebut dengan maal (harta) apabila memenuhi 2 (dua) syarat, yaitu:

  1. Dapat dimiliki, disimpan, dihimpun, dikuasai
  2. Dapat diambil manfaatnya sesuai dengan ghalibnya. Misalnya rumah, mobil, ternak, hasil pertanian, uang, emas, perak, dll.

Dalil Mengenai Zakat Mal

Sebagaimana firman Allah SWT :

“Dan dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan ruku’lah beserta orang-orang yang ruku”. (QS Al-Baqarah : 43).

“Dan dirikanlah shalat dan tunaikanlah zakat . Dan kebaikan apa saja kamu usahakan bagi dirimu, tentu kamu akan mendapat pahala nya pada sisi Allah. Sesungguhnya Allah Maha Melihat apa-apa yang kamu kerjakan”. (QS Al-Baqarah : 110).

Hukum Membayar Zakat Mal

Zakat Mal hukumnya adalah wajib (fardhu) bagi setiap muslim yang apabila sudah mencapai nishab dalam tempo 1 tahun. Mengeluarkan zakat Mal hukumnya adalah Wajib dikeluarkan bagi orang islam jika telah memenuhi syarat. Tujuanya adalah untuk membersihkan diri dari harta benda yang dimilikinya.

Syarat Wajib Membayar Zakat Mal

  1. Zakat mal syarat yang pertama adalah Milik Penuh, yaitu harta tersebut merupakan milik penuh individu yang akan mengeluarkan zakat.
  2. Zakat mal syarat yang kedua adalah Cukup Nishab, yaitu harta tersebut telah mencapai ukuran/jumlah tertentu sesuai dengan ketetapan, harta yang tidak mencapai nishab tidak wajib dizakatkan dan dianjurkan untuk berinfak atau bersedekah.
  3. Zakat mal syarat yang ketiga adalah Lebih Dari Kebutuhan Pokok, yaitu kebutuhan minimal yang diperlukan oleh seseorang dan keluarga yang menjadi tanggungannya, untuk kelangsungan hidupnya seperti belanja sehari-hari, pakaian, rumah, pendidikan, dll.
  4. Zakat mal syarat yang keempat adalah Bebas dari hutang, bila individu memiliki hutang yang bila dikonversikan ke harta yang dizakatkan mengakibatkan tidak terpenuhinya nishab, dan akan dibayar pada waktu yang sama maka harta tersebut bebas dari kewajiban zakat.
  5. Zakat mal syarat yang terakhir adalah Berlalu haulnya satu tahun, yaitu kepemilikan harta sudah mencapai satu tahun. Persyaratan ini hanya berlaku bagi peternakan, harta simpanan dan perniagaan. Sedangkan Hasil pertanian, buah-buahan dan rikaz (barang temuan) tidak ada syarat haul, tetapi wajib dikeluarkan zakat pada saat panen atau didapati.

Waktu Pembayaran Zakat Mal

Zakat Mal kapan dikeluarkannya? Zakat Mal dikeluarkan setiap tahun bila sudah cukup nishabnya. Zakat Mal yang tidak harus menunggu satu tahun adalah hasil panen dan temuan sedangkan zakat fitrah dikeluarkan pada bulan ramadhan sampai menjelang shalat idul fitri.

Akhir Kata

Itulah penjelasan tentang Zakat mal : Pengertian, Dalil, Syarat, Hukum dan Waktu Membayarnya. Zakat Mal hukumnya adalah Wajib dikeluarkan bagi orang islam jika telah memenuhi syarat. Sekian dan terima kasih telah mengunjungi Jagoan Ilmu, semoga bermanfaat dan sampai jumpa pada artikel agama islam berikutnya.

Berikan Rating:

Average rating / 5. Vote count:

Author: Wa Ode

Jangan pernah meremehkan diri sendiri. Bila kamu tak bahagia dengan hidupmu, perbaiki apa yang salah, dan TERUSLAH MELANGKAH.