Hen Hen Jangan pernah meremehkan diri sendiri. Bila kamu tak bahagia dengan hidupmu, perbaiki apa yang salah, dan TERUSLAH MELANGKAH.

Zakat Fitrah : Pengertian, Besarnya, Dalil, Syarat dan Hukumnya

1 min read

pengertian zakat fitrah, dalil zakat fitrah, syarat dan hukum zakat fitrah, besarnya zakat fitrah
pengertian zakat fitrah, dalil zakat fitrah, syarat dan hukum zakat fitrah, besarnya zakat fitrah
Zakat Fitrah

 

Jagoan Ilmu, Zakat Fitrah : Pengertian, Besarnya Zakat Fitrah, Syarat dan Hukumnya – Tahukah Anda apa yang dimaksud dengan zakat fitrah ? jika Anda belum mengetahuinya tepat sekali Anda mengunjungi Jagoan Ilmu. Karena disini akan mengulas tentang pengertian, besarnya zakat fitrah, syarat dan hukumnya secara lengkap. Oleh karena itu marilah simak ulasan yang ada dibawah ini.

Pengertian Zakat Fitrah

Zakat fitrah adalah zakat yang harus ditunaikan bagi seorang muzakki yang telah memiliki kemampuan untuk menunaikannya. Zakat fitrah merupakan zakat wajib yang harus dikeluarkan sekali setahun yaitu saat bulan ramadhan menjelang idul fitri. Pada prinsipnya, zakat fitrah haruslah dikeluarkan sebelum shalat idul fitri dilangsungkan. Hal tersebut yang menjadi pembeda zakat fitrah dengan zakat lainnya.

Zakat fitrah berarti menyucikan harta, karena dalam setiap harta manusia ada sebagian hak orang lain. Oleh karenanya, tidak ada suatu alasan pun bagi seorang hamba Allah yang beriman untuk tidak menunaikan zakat fitrah karena telah diwajibkan bagi setiap muslim, laki-laki maupun perempuan, orang yang merdeka atau budak, anak kecil atau orang dewasa. Ini perkara yang telah disepakati oleh para ulama.

Dalil Zakat Fitrah

“Sungguh berbahagialah orang yang mengeluarkan zakat (fitrahnya), menyebut nama Tuhannya (mengucap takbir, membesarkan Alloh) lalu ia mengerjakan sholat (idul fitri)”. (Q.S. Al-A’la ayat 14-15).

“Rasulullah SAW telah mewajibkan zakat fitrah untuk menyucikan orang yang shaum dari segala perkataan yang keji dan buruk yang mereka lakukan selama mereka shaum, dan untuk menjadi makanan bagi orang orang yang miskin. (H.R. Abu Daud).

Dalil dalil diatas menunjukkan wajibnya zakat fitrah untuk setiap orang muslim.

Hukum dan Besarnya Zakat Fitrah

Zakat fitrah hukumnya wajib ditunaikan bagi setiap muslim yang mampu. Besar zakat fitrah yang harus dikeluarkan sebesar satu sha’ yang nilainya sama dengan 2,5 kilogram beras, gandum, kurma, sagu, dan sebagainya atau 3,5 liter beras yang disesuaikan dengan konsumsi per-orangan sehari-hari.

Ketentuan ini didasarkan pada hadits sahih riwayat Imam Ahmad, Bukhari, Muslim dan Nasa’i dari Ibnu Umar bahwa Rasulullah telah mewajibkan membayar membayar zakat fitrah satu sha’ kurma atau sha’ gandumkepada hamba sahaya, orang yang merdeka, laki-laki, perempuan, anak-anak, dan orang dewasa dari kaum muslim.

Syarat Wajib Zakat Fitrah

Yang wajib mengeluarkan zakat adalah yang Islam dan merdeka, tidak dipersyaratkan harus baligh dan berakal. Karena orang gila dan anak kecil jika memang memiliki harta yang sudah memenuhi syarat juga tetap dikeluarkan zakatnya. Berkaitan dengan harta yang dikeluarkan, syarat yang harus dipenuhi adalah:

  1. Harta tersebut dimiliki secara sempurna,
  2. Harta tersebut adalah harta yang berkembang,
  3. Harta tersebut telah mencapai nishab
  4. Telah mencapai haul (harta tersebut bertahan selama setahun)
  5. Harta tersebut merupakan kelebihan dari kebutuhan pokok.

Beberapa harta yang para ulama sepakat wajib dikenai zakat adalah:

  1. Atsman (emas, perak dan mata uang).
  2. Hewan ternak (unta, sapi, dan kambing).
  3. Pertanian dan buah-buahan (gandum, kurma, dan anggur).

Akhir Kata

Itulah penjelasan tentang Zakat Fitrah : Pengertian, Besarnya, Dalil, Syarat dan Hukumnya. Dimana zakat fitrah diwajibkan untuk setiap orang muslim. Sekian dan terima kasih telah mengunjungi Jagoan Ilmu, semoga bermanfaat dan sampai jumpa pada artikel agama islam berikutnya.

Hen Hen Jangan pernah meremehkan diri sendiri. Bila kamu tak bahagia dengan hidupmu, perbaiki apa yang salah, dan TERUSLAH MELANGKAH.