Penemu Teori Sel

By | January 18, 2019

Ilmu Area, Teori sel – Dalam mempelajari biologi, kita harus tahu tentang pengertian teori sel. Seperti yang kita tahu bahwa Sel adalah unit struktural dan fungsional terkecil penyusun tubuh Mahluk Hidup. Lalu, apa itu teori sel menurut para ahli ?

Kata sel berasal dari bahasa latin ’cellula’ yang berarti ruang penyimpanan, kamar kecil, bilik kecil, atau kotak kecil. Mula-mula orang beranggapan bahwa sel yang ditemukan memiliki bentuk persegi. Nah Untuk lebih jelasnya, mari simak penjelasan teori sel berikut ini.

Teori Sel

Teori Sel

Apa itu teori sel ? Sebelumnya kita harus tahu dulu pengertian dari teori sel itu sendiri. Teori sel adalah pernyataan biologis yang signifikan karena menyarankan bahwa semua makhluk hidup memiliki denominator umum. Hampir 200 tahun penelitian oleh banyak ilmuwan yang berbeda menyebabkan kesimpulan ini. Penemuan awal sel dilakukan oleh Robert Hooke. Baca Juga Perbedaan DNA dan RNA

Dalam konsep sel kita mengetahui bahwa suatu organisme ada yang dapat hidup hanya dengan satu sel saja. Bahkan, ada spesies yang tidak terhitung jumlahnya dari organisme yang hanya memiliki sel tunggal (uni seluler) dan banyak juga organisme yang memiliki banyak sel (multi seluler) seperti diri kita sendiri. Nah, berikut pengertian teori sel menurut para ahli, antara lain :

1. Robert Hooke (1665)

Robert Hooke merupakan penemu sel atau orang yang pertama kali melihat sel dari sayatan tipis gabus batang dari tumbuhan oak di bawah mikroskop. Ia mencoba melihat struktur sel pada sayatan gabus di bawah mikroskop. Dari hasil pengamatannya diketahui terlihat rongga-rongga yang dibatasi oleh dinding tebal. Jika dilihat secara keseluruhan, strukturnya mirip sarang lebah. Satuan terkecil dari rongga tersebut dinamakan sel.

2. Teori Sel Antony van Leeuwenhoek (1632–1723)

Antony van Leeuwenhoek atau Antonie Philips van Leeuwenhoek adalah ilmuwan Belanda yang berasal dari Delft. Ia disebut sebagai “Bapak Biologi”, dan dianggap sebagai mikrobiolog pertama. Ia terlahir sebagai putra pembuat keranjang. Ia terkenal atas pengembangan mikroskop dan kontrobusinya terhadap didirikannya mikrobiologi.

Ia adalah orang pertama yang mengamati dan mendeskripsikan organisme bersel satu. Leeuwenhoek merancang sebuah mikroskop kecil berlensa tunggal. Mikroskop itu digunakan untuk mengamati air rendaman jerami. Ia menemukan organisme yang bergerak-gerak di dalam air, yang kemudian disebut bakteri. Antonie van Leeuwenhoek merupakan orang pertama yang menemukan sel hidup.

3. Teori Sel Robert Brown (1773-1858)

Robert brown (21 Desember 1773 – 10 Juni 1858) adalah botanis Skotlandia yang memberikan sumbangan penting terhadap botani melalui penemuan inti sel dan aliran sitoplasma. peningkatan pada desain lensa terjadi dan membawa sel menjadi lebih dapat terfokus diamati. Robert Brown, mengamati adanya titik buran yang selalu ada pada sel telur, sel polen atau serbuk sari, sel dari jaringan anggrek yang sedang tumbuh.

Baca juga  Begini Tahap Pembelahan Mitosis dan Gambarnya

Brown mengamati struktur sel pada jaringan tanaman anggrek dan melihat benda kecil yang terapung-apung dalam sel yang kemudian diberi nama inti sel atau nukleus. Berdasarkan analisanya diketahui bahwa inti sel selalu terdapat dalam sel hidup dan kehadiran inti sel itu sangat penting, yaitu untuk mengatur segala proses yang terjadi dalam sel.

4. Teori Sel Matthias Schleiden (1804-1881)

Schleiden seorang (5 April 1804 – 23 Juni 1881) adalah seorang ahli botani Jerman dan pendiri teori sel, bersama dengan Theodor Schwann dan Rudolf Virchow. Schleiden lahir di Hamburg dan didik di Heideberg sebagai botani. Schleiden mengadakan penelitian terhadap tumbuhan. Setelah mengamati tubuh tumbuhan, ia menemukan bahwa banyak sel yang tubuh tumbuhan. Akhirnya ia menyimpulkan bahwa satuan terkecil dari tumbuhan adalah sel.

Selain itu dia juga berpendapat bahwa nukleus dan perkembangan sel erat hubungannya. Berdasarkan hasil penelitiannya, Schleiden menyimpulkan bahwa masing-masing sel tanaman mengarah ke suatu kehidupan ganda, satu tergantung pada kehidupannya sendiri dan yang lain sebagai bagian integral tanaman.

5. Teori Sel Theodor Schwann (1810-1882)

Schwann adalah seorang ahli fisiologi dan ahli zoologi Jerman. Banyak kontribusi untuk biologi mencakup pengembangan teori sel, penemuan sel Schwann dalam sistem saraf perifer, penemuan dan studi pepsin, penemuan sifat organik ragi, dan penemuan metabolisme panjang.

Schwann melakukan penelitian terhadap hewan. Ternyata dalam pengamatannya tersebut ia melihat bahwa tubuh hewan juga tersusun dari banyak sel. Selanjutnya ia menyimpulkan bahwa satuan terkecil dari tubuh hewan adalah sel. Dari

penelitian tersebut dia menyimpulkan bahwa sel merupakan unit terkecil penyusun makhluk hidup.

6. Teori Sel Max Schultze (1825-1874)

Schultze lahir di Freiburg di Breisgau (Baden). Ia belajar kedokteran di Greifswald dan Berlin, dan diangkat sebagai profesor luar biasa di Halle pada 1854 dan lima tahun kemudian profesor biasa anatomi dan histologi dan direktur Institut Anatomi di Bonn. Ia meninggal di Bonn pada 16 Januari 1874.

Dia adalah kakak dari dokter kandungan Bernhard Sigmund Schultze (1827-1919). Schultze menegaskan bahwa protoplasma merupakan dasar-dasar fisik kehidupan. Protoplasma bukan hanya bagian struktural sel, tetapi juga merupakan bagian penting sel sebagai tempat berlangsung reaksi-reaksi kimia kehidupan.Protoplasma juga merupakan tempat terjadinya proses hidup. Dari pendapat beberapa ahli biologi tersebut akhirnya melahirkan beberapa teori sel antara lain :

  1. Sel merupakan unit struktural makhluk hidup
  2. Sel merupakan unit fungsional makhluk hidup
  3. Sel merupakan unit reproduksi makhluk hidup
  4. Sel merupakan unit hereditas.

7. Teori Sel Rudolf Virchow (1821–1902)

Virchow adalah seorang dokter, patologis, sejarahwan, ahli biologi, dan politikus Jerman. Virchow mempelajari ilmu kedokteran di Berlin pada akademi militer Prussia. Ia lulus pada 1843 dan menjadi profesor pada 1847. Dengan alasan politis, ia pindah ke Würzburg dua tahun kemudian, dan bekerja dalam bidang anatomi. Ia kembali ke Berlin pada 1856.

Baca juga  Ciri-ciri Mitokondria, Struktur, dan Fungsi Bagian-Bagian Mitokondria

Virchow dikenal dengan berbagai penemuannya. Ia adalah orang pertama yang mengenal leukemia dan amat dikenal dengan hukumnya: Omnis cellula e cellula (“setiap sel berasal dari sel lainnya”) yang ia kemukakan pada 1855.

Hukum ini berdasarkan penemuannya bahwa bukan seluruh organisme, melainkan kelompok sel tertentu yang dalam keadaan tak sehat. Selain itu Rudolf Virchow mengemukakan sel sebagai unit pertumbuhan terkecil makhluk hidup. Sel sebagai penyusun terkecil makhluk hidup selain menjalankan suatu fungsi kehidupan juga mengalami pertumbuhan. sel dapat mengalami perpanjangan ukuran maupun perbesaran volume sel.

8. Teori Sel Johanes Purkinye (1787–1869)

Johanes adalah seorang ahli anatomi dan ahli faal (fisiologi) berkebangsaan Ceko. Johanes dilahirkan di Libochovice, Bohemia. Pada 1819 ia selesai mengenyam pendidikan kedokteran di Universitas Praha. Di universitas ini kelak ia ditunjuk menjadi profesor ilmu faal setelah menyelesaikan disertasi doktoralnya.

Penemuannya yang sangat terkenal adalah sel Purkinje, sebuah sel saraf besar yang memiliki banyak cabang dendrit. Sel ini dapat ditemukan di otak kecil. Selain itu dia adalah orang pertama yang mengajukan istilah protoplasma untuk menamai bahan embrional sel telur.

9. Teori Sel Felix Dujardin (1802-1860)

Felix adalah seorang ahli biologi Perancis lahir di Tours. Ia diingat untuk penelitian tentang protozoa dan invertebrata lainnya. Pada tahun 1840 ia diangkat sebagai profesor geologi dan mineralogi di Universitas Toulouse, dan selama tahun berikutnya adalah seorang profesor zoologi dan botani di Rennes. Kemudian dalam karirnya ia menjadi anggota Académie des Prancis ilmu. Mengenai latar belakang pendidikan.

Dujardin dikenal karena karyanya dengan kehidupan binatang mikroskopis, dan pada tahun 1834 mengusulkan bahwa kelompok baru organisme bersel satu disebut Rhizopoda; berarti “akar-kaki”. Nama itu kemudian diubah menjadi Protozoa. Selain itu Dalam Foraminifera, ternyata dia menemukan sebuah kehidupan formless substansi yang dinamakannya “sarcode”; yang kemudian diganti oleh protoplasma oleh Hugo von Mohl, protoplasma itulah yang dia anggap bagian terpenting dalam sel.

10. Teori Sel Henri Dutrochet (1776-1847)

Rene Joachim Henri Dutrochet (November 14, 1776 – 4 Februari 1847) adalah seorang dokter ahli botani, Perancis dan fisiologi. Dutrochet lahir di Poitou. Pada 1799 ia memasuki laut militer di Rochefort, tapi segera meninggalkannya untuk bergabung dengan tentara Vendean. Pada 1802 ia mulai studi kedokteran di Paris, dan ia kemudian ditunjuk dokter kepala rumah sakit di Burgos.

Henri Dutrochetmembuat hubungan antara sel-sel tumbuhan dan sel hewan eksplisit, dan dia mengusulkan bahwa sel bukan hanya unit struktural tetapi juga fisiologis. Henri Dutrochet juga mengemukakan Seluruh jaringan organik adalah sel bulat kecil yang disatukan oleh kekuatan adesif sedarhana. Dengan demikian, jaringan adalah kumpulan sel yang mengalami modifikasi.

Akhir Kata

Demikian yang dapat Ilmu Area bagikan, tentang Teori sel, dalam rangkuman teori sel, kita bisa mengetahui penemu Sel yakni Robert Hooke yang melihat sel dari sayatan tipis gabus batang dari tumbuhan oak di bawah mikroskop. Sekian dan terima kasih telah mengunjungi ilmuarea.com, semoga bermanfaat dan sampai jumpa lagi di artikel Biologi berikutnya.

Author: Lin Lin

The best cheap VPN providers 2019 : 1. NordVPN 2. IPVanish 3. Ivacy 4. Windscribe 5. SaferVPN 6. Avast SecureLine VPN (VPN CHEAP) 7. Kaspersky Secure Connection.