Hen Hen Jangan pernah meremehkan diri sendiri. Bila kamu tak bahagia dengan hidupmu, perbaiki apa yang salah, dan TERUSLAH MELANGKAH.

Mengenal Lebih Jauh Teori Mekanika Kuantum

1 min read

Teori Mekanika Kuantum

Teori Mekanika kuantum adalah salah satu cabang dasar ilmu fisika yang menggantikan mekanika klasik pada sistem atom dan subatom. Sistem yang ada pada teori ini dapat berada di posisi yang berbeda. Tentu saja tidak sama seperti pada ilmu fisika klasik.

Teori ini muncul pertama kali pada tahun 1900 oleh Max Planck. Planck berhasil menyelesaikan masalah radiasi benda-hitam pada tahun 1859. Sedangkan Albert Einsten yang terkenal telah meyelesaikan sebuah paper berisi teori tentang basis-kuantum. Einstein membuat paper ini untuk efek  dari fotolistrik pada tahun 1887.

Teori Mekanika Kuantum

 

Teori Mekanika Kuantum

Teori ini memiliki prinsip-prinsip dasar yang terdiri dari tiga bagian. Yaitu Wave Function, Allowance States, Probability, dan Measurement. Keempat prinsip dasar ini mulai terkenal sejak tahun 1920an.

Baca juga : Konsep Mekanika kontinu

Teori Mekanika Kuantum

Berikut ini dua dari keempat prinsip dasar dari teori mekanika kuantum yang akan kami jelaskan. Pertama ada Wave Function yang berfungsi untuk mendiskripsikan suatu benda yang ada di alam semesta ini.

Dengan menggunakan prinsip dasar Wave Function dapat menunjukan suatu nilai tertentu. yang dimaksud dengan nilai adalah nilai suatu benda pada satu titik di dalam ruangan.

Dan yang kedua adalah penjelasan dari Allowance States. Allowance States yang berarti keadaan yang diijinkan. Dalam teori kuantum, benda dapat diamati secara spesifik hanya dalam keadaan tertentu saja.

Perlu Anda ketahui bahwa penyelesaian persamaan Schrödinger, berlaku untuk atom hidrogen pada tingkatan energi yang berbeda. Jika semakin terang suatu area, maka akan semakin tinggi probabilitas dalam menemukan elektron.

Dalam ilmu ini menjelaskan tentang kerangka matematika untuk berbagai cabang fisika dan kimia. Termasuk di dalamnya adalah ilmu fisika atom, fisika molekular, fisika partikel, fisika nuklir, kimia komputasi, dan kimia kuantum.

Terdapat aplikasi penting dari teori kuantum. Diantaranya adalah aplikasi magnet superkonduktor, transistor, diode pancaran cahaya (LED), laser, dan semikonduktor. Termasuk di dalamnya adalah prosesor mikro, pencitraan penelitian dan peralatan medis.

Demikian ulasan yang dapat kami berikan tentang Mengenal Lebih Jauh Teori Mekanika Kuantum. Semoga semakin menambah wawasan pembaca tentang ilmu fisika-kimia.

Hen Hen Jangan pernah meremehkan diri sendiri. Bila kamu tak bahagia dengan hidupmu, perbaiki apa yang salah, dan TERUSLAH MELANGKAH.