Strategi Pembelajaran: Pengertian, Macam-macam, Metode dan Teknik

By | January 2, 2018

Strategi Pembelajaran

Bagi seorang guru, strategi pembelajaran tidak asing lagi di dengar. Strategi dapat diartikan sebagai suatu garis-garis besar haluan untuk bertindak dalam usaha mencapai sasaran yang telah ditentukan. Dihubungkan dengan belajar mengajar, strategi juga bisa diartikan sebagai pola-pola umum kegiatan guru dan anak didik dalam perwujudan kegiatan belajar mengajar untuk mencapai tujuan Strategi Pembelajaran yang telah digariskan.

1. Definisi / pengertian strategi pembelajaran

Menurut Hamzah B. Uno, Strategi pembelajaran adalah hal yang perlu diperhatikan guru dalam proses pembelajaran.

Sedangkan Hilda Taba Strategi pembelajaran adalah pola atau urutan tongkah laku guru untuk menampung semua variabel-variabel pembelajaran secara sadar dan sistematis.

Kesimpulannya dari pengertian diatas ialah, strategi pembelajaran merupakan suatu rencana tindakan (rangkaian kegiatan) yang termasuk juga penggunaan metode dan pemanfaatan berbagai sumber daya/kekuatan dalam pembelajaran. Ini berarti bahwa di dalam penyusunan suatu strategi baru sampai pada proses penyusunan rencana kerja belum sampai pada tindakan.

Tujuannya disusun strategi agar apa yang diinginkan tercapai, artinya bahwa arah dari semua keputusan penyusunan strategi adalah pencapaian tujuan, sehingga penyusunan langkah-langkah pembelajaran, pemanfaatan berbagai fasilitas dan sumber belajar semuanya diarahkan dalam upaya pencapaian tujuan. Tetapi, sebelumnya perlu dirumuskan suatu tujuan yang jelas yang dapat diukur keberhasilannya.

2. Beberapa macam strategi pembelajaran  

Menurut Sanjaya ada beberapa strategi pembelajaran yang harus dilakukan oleh seorang guru :

  1. Strategi pembelajaran ekspositori
  2. Strategi pembelajaran inquiry
  3. Strategi pembelajaran berbasis masalah
  4. Strategi pembelajaran peningkatan kemampuan berpikir
  5. Strategi pembelajaran kooperatif
  6. Strategi pembelajaran kontekstual CTL
  7. Strategi pembelajaran afektif

3. Metode Pembelajaran

“Metode pembelajaran ialah cara yang dipergunakan guru dalam mengadakan hubungan dengan siswa pada saat berlangsungnya pengajaran” Menurut Nana Sudjana.

Sedangkan M. Sobri Sutikno (2009: 88) menyatakan, “Metode pembelajaran adalah cara-cara menyajikan materi pelajaran yang dilakukan oleh pendidik agar terjadi proses pembelajaran pada diri siswa dalam upaya untuk mencapai tujuan”.

Berikut metode pembelajaran yang dapat digunakan untuk mengimplementasikan strategi pembelajaran, diantaranya:

  1. Ceramah;
  2. Demonstrasi;
  3. Diskusi;
  4. Simulasi;
  5. Laboratorium;
  6. Pengalaman lapangan;
  7. Brainstorming;
  8. Debat,
  9. Simposium,
  10. Dan sebagainya.

Metode pembelajaran yang baik adalah bagaimana siswa bisa mengerti, untuk bisa membuat siswa mengerti yang paling bagus adalah mengajak mereka berpatisipasi dengan cara praktek di laboratorium, diskusi atau debat. Selain itu, saat ini para guru dituntut untuk memberikan metode pembelajaran yang kreatif. Guru mungkin bisa menggunakan komputer dan proyektor untuk menampilkan dan mendemonstrasikan pelajaran.

Menggunakan bantuan visualisasi dan audio, biasanya pelajaran yang didapat oleh para siswa akan lebih lekat di otak mereka. Mereka juga akan dengan senang hati mendegarkan dan melihat penjelasan dari guru mereka.

4. Pendekatan pembelajaran

Pengertian dari pendekatan Pembelajaran ialah titik tolak atau sudut pandang kita terhadap proses pembelajaran, yang merujuk pada pandangan tentang terjadinya suatu proses yang sifatnya masih sangat umum, di dalamnya mewadahi, menginsiprasi, menguatkan, dan melatari metode pembelajaran dengan cakupan teoretis tertentu. Dikaji dari pendekatannya, pembelajaran terdapat dua jenis pendekatan, yaitu: (1) pendekatan pembelajaran yang berorientasi atau berpusat pada siswa (student centered approach) dan (2) pendekatan pembelajaran yang berorientasi atau berpusat pada guru (teacher centered approach).

Dari pendekatan pembelajaran yang telah ditetapkan selanjutnya diturunkan ke dalam strategi pembelajaran. Newman dan Logan (Abin Syamsuddin Makmun) mengemukakan 4 unsur strategi dari setiap usaha, yakni:

  1. Dengan menetapkan dan mengidentifikasi spesifikasi dan kualifikasi hasil (out put) dan sasaran (target) yang harus dicapai, dengan mempertimbangkan aspirasi dan selera masyarakat yang memerlukannya.
  2. Dengan memperhitungkan dan memilih jalan pendekatan utama (basic way) yang paling efektif untuk mencapai sasaran.
  3. Dengan memikirkan dan menetapkan langkah-langkah (steps) yang akan dtempuh sejak titik awal sampai dengan sasaran.
  4. Dengan memhitungkan dan menetapkan tolok ukur (criteria) dan patokan ukuran (standard) untuk mengukur dan menilai taraf keberhasilan (achievement) usaha.

Jika kita terapkan dalam konteks pembelajaran, 4 unsur tersebut adalah:

  1. Menetapkan spesifikasi dan kualifikasi tujuan pembelajaran yakni perubahan profil perilaku dan pribadi peserta didik.
  2. Mempertimbangkan dan memilih sistem pendekatan pembelajaran yang dipandang paling efektif.
  3. Mempertimbangkan dan menetapkan langkah-langkah atau prosedur, metode dan teknik pembelajaran.
  4. Menetapkan norma-norma dan batas minimum ukuran keberhasilan atau kriteria dan ukuran baku keberhasilan.

5. Teknik Pembelajaran

Teknik Pembelajaran ialah sebagai cara yang dilakukan seseorang dalam mengimplementasikan suatu metode secara spesifik. Contoh, penggunaan metode ceramah pada kelas dengan jumlah siswa yang relatif banyak membutuhkan teknik tersendiri, yang tentunya secara teknis akan berbeda dengan penggunaan metode ceramah pada kelas yang jumlah siswanya terbatas. Sama halnya dengan menggunakan metode diskusi, perlu digunakan teknik yang berbeda pada kelas yang siswanya tergolong aktif dengan kelas yang siswanya tergolong pasif. Dalam hal ini, guru pun dapat berganti-ganti teknik meskipun dalam koridor metode yang sama.

Sementara taktik pembelajaran merupakan gaya seseorang dalam melaksanakan metode atau teknik pembelajaran tertentu yang sifatnya individual. Contoh, ada 2 orang guru sama-sama menggunakan metode ceramah, tetapi mungkin akan sangat berbeda dalam taktik yang digunakannya. Dalam penyajiannya, yang satu cenderung banyak diselingi dengan humor karena memang dia memiliki sense of humor yang tinggi, sementara yang satunya lagi kurang memiliki sense of humor, namun lebih banyak menggunakan alat bantu elektronik karena dia memang sangat menguasai bidang itu. Dalam gaya pembelajaran akan tampak keunikan atau kekhasan dari masing-masing guru, sesuai dengan kemampuan, pengalaman dan tipe kepribadian dari guru yang bersangkutan. Strategi ini, pembelajaran akan menjadi sebuah ilmu sekaligus juga seni (kiat)

Apabila antara pendekatan, strategi, metode, teknik dan bahkan taktik pembelajaran sudah terangkai menjadi satu kesatuan yang utuh maka terbentuklah apa yang disebut dengan model pembelajaran.

Itulah penjelasan tentang Strategi Pembelajaran yang bisa Anda jadikan referensi dalam pembuatan makalah  Semoga bermanfaat.

Berikan Rating:

Average rating / 5. Vote count:

Author: Wa Ode

Jangan pernah meremehkan diri sendiri. Bila kamu tak bahagia dengan hidupmu, perbaiki apa yang salah, dan TERUSLAH MELANGKAH.