Materi Siklus Hidrologi Beserta Gambarnya

25 views

Jagoanilmu, Materi Siklus Hidrologi Beserta Gambarnya –  Tersedianya air di daratan bumi dapat tetap terjaga karena adanya hujan. Hujan dapat tercipta karena adanya suatu mekanisme alam yang berlangsung secara siklus dan terus menerus. Dalam pengaturan penyebaran air di daratan bumi, mekanisme alam yang dimaksud tersebut dikenal dengan istilah siklus hidrologi atau siklus air. Lalu, apa itu siklus hidrologi ? Siklus hidrologi adalah suatu siklus atau sirkulasi air dari bumi ke atmosfer dan kembali lagi ke bumi yang berlangsung secara terus menerus.

Proses Terjadinya Siklus Hidrologi

Dalam siklus hidrologi ini air melalui beberapa tahapan. Tahapan proses terjadinya siklus hidrologi tersebut antara lain vaporasi, transpirasi, evapotranspirasi, sublimasi, kondensasi, adveksi, presipitasi, run off, dan infiltrasi. Berikut ini adalah komponen siklus hidrologi  beserta gambar siklus hidrologi atau bagan siklus air, yakni :

siklus hidrologi pendek, gambar siklus hidrologi, komponen siklus hidrologi, bagan siklus air, gambar siklus air pendek, gambar siklus hidrologi panjang

  1. Evaporasi : terjadinya penguapan air yang ada di permukaan bumi. Air-air yang tertampung di badan air seperti danau, sungai, laut, sawah, bendungan atau waduk berubah menjadi uap air karena adanya panas matahari.
  2. Transpirasi : penguapan dari permukaan tanaman.
  3. Evapotranspirasi : penguapan air keseluruhan yang terjadi di seluruh permukaan bumi, baik yang terjadi pada badan air dan tanah, maupun pada jaringan mahluk hidup.
  4. Sublimasi : proses perubahan es di kutub atau di puncak gunung menjadi uap air tanpa melalui fase cair terlebih dahulu.
  5. Kondensasi : ketika uap air yang dihasilkan melalui proses evaporasi, transpirasi, evapotranspirasi, dan proses sublimasi naik hingga mencapai suatu titik ketinggian tertentu, uap air tersebut akan berubah menjadi partikel-partikel es berukuran sangat kecil melalui proses kondensasi.
  6. Adveksi : proses perpindahan awan dari satu titik ke titik lain dalam satu horizontal akibat arus angin atau perbedaan tekanan udara.
  7. Presipitasi : Yang diendapkan atau yang dijatuhkan (Hujan).
  8. Infiltrasi : air hujan yang masuk ke permukaan tanah.
  9. Run off: air yang tertahan oleh tumbuh-tumbuhan.

Siklus hidrologis dapat dibedakan menjadi tiga macam, yaitu sebagai berikut:

1. Siklus Hidrologi Pendek

Uap air yang terbentuk melalui siklus ini akan diturunkan melalui hujan di daerah sekitar laut. Berikut gambar siklus air pendek dan penjelasan singkat dari siklus hidrologi pendek ini:

gambar siklus air pendek

  1. Air laut mengalami proses evaporasi dan berubah menjadi uap air akibat adanya panas matahari.
  2. Uap air akan mengalami kondensasi dan membentuk awan.
  3. Awan yang terbentuk akan menjadi hujan di permukaan laut.

2. Siklus Sedang

Siklus sedang, yaitu air laut menguap, terjadi kodensasi, uap air terbawa angin dan membentuk awan di atas daratan, hujan jatuh di daratan menjadi air darat, kemudian menuju laut. Berikut penjelasan singkat dan gambar siklus sedang, yakni :

bagan siklus air

  1. Air laut mengalami proses evaporasi dan berubah menjadi uap air akibat adanya panas matahari.
  2. Uap air mengalami adveksi karena angin sehingga bergerak menuju daratan.
  3. Di atmosfer daratan, uap air membentuk awan dan berubah menjadi hujan.
  4. Air hujan di permukaan daratan akan mengalami run off menuju sungai dan kembali ke laut

3. Siklus Panjang

Siklus panjang, yaitu air laut menguap, terjadi kodensasi, uap air terbawa angin dan membentuk awan di atas daratan hingga ke pegunungan tinggi, jatuh sebagai salju, terbentuk gletser, mengalir ke sungai, selanjutnya kembali ke laut lagi. Berikut penjelasan dan gambar siklus hidrologi panjang, yakni :

gambar siklus hidrologi panjang

  1. Air laut mengalami proses evaporasi dan berubah menjadi uap air akibat adanya panas matahari.
  2. Uap air yang terbentuk kemudian mengalami sublimasi
  3. Awan yang mengandung kristal es kemudian terbentuk.
  4. Awan mengalami proses adveksi dan bergerak ke daratan
  5. Awan mengalami presipitasi dan turun sebagai salju.
  6. Salju terakumulasi menjadi gletser.
  7. Gletser mencair karena pengaruh suhu udara dan membentuk aliran sungai.
  8. Air yang berasal dari gletser mengalir di sungai untuk menuju laut kembali.

Akhir Kata

Demikian penjelasan tentang Materi Siklus Hidrologi Beserta Gambarnya. Hujan dapat tercipta karena adanya suatu mekanisme alam yang berlangsung secara siklus dan terus menerus. Semoga bermanfaat.

Tags: #Geografi #siklus hidrologi

Leave a reply "Materi Siklus Hidrologi Beserta Gambarnya"

Author: 
author
Jangan pernah meremehkan diri sendiri. Bila kamu tak bahagia dengan hidupmu, perbaiki apa yang salah, dan TERUSLAH MELANGKAH.