Sejarah Ekonomi Era Yunani

56 views

Nama       : Fauziah
Nim          : 90300115058
Jurusan   : Ilmu Ekonomi
Fakultas  : Ekonomi dan Bisnis Islam
Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Sejarah Ekonomi Era Yunani

 

Sejarah Ekonomi, membahas terkait sejarah keberadaan ekonomi, jika dipelajari lebih dalam sesungguhnya persoalan ekonomi sama tuanya dengan keberadaan manusia itu sendiri. Jauh sebelum ekonomi diakui sebagai suatu disiplin ilmu pengetahuan yang berdiri sendiri, pemikiran menuju permasalahan ekonomi sebenarnya telah berkembang di masyarakat. Dimana masa ketika ekonomi masih berupa pemikiran-pemikiran yang kemudian dimasukkan dalam masa aliran praklasik, terkait masa aliran praklasik yaitu sejak zaman Yunani kuno pemikiran tentang uang, bunga, jasa tenaga kerja manusia dari perbudakan dan perdagangan yang sudah mulai terbentuk.

Pada zaman Yunani kuno pembahasan tentang ekonomi masih merupakan sedikit bagian dari filsafat, utamanya filsafat oral, yang kemudian sering di kaitkan dengan rasa keadilan serta adanya kelayakan yang kemudian perlu di perhatikan dalam rangka penciptaan satu masyarakat yang adil dan makmur secara merata.

Sejarah Ekonomi Era YunaniPemikir ekonomi besar dari Yunani adalah Socrates yang kemudian memusatkan perhatiannya pada prinsip-prinsip pemikiran dan perilaku manusia untuk mencapai kehidupan yang lebih layak. Selanjutnya terkait gagasan Plato tentang ekonomi yang menurutnya timbul secara tidak sengaja dari pemikirannya tentang adanya keadilan dalam sebuah negara atau kota yang ideal.

Disini Plato mengatakan bahwa kemajuan sebuah negara ideal tergantung pada adanya pembagian kerja yang timbul secara alamiah dalam masyarakat. Karena manusia di ciptakan berbeda-beda, dan akhirnya jenis pekerjaan yang nantinya diminati juga pasti akan berbeda. Selanjutnya terkait jenis pekerjaan, disini Plato membedakan atas tiga jenis dari pekerjaan itu sendiri yaitu, (1) Pekerjaan di artikan sebagai pengatur, 2) Pekerjaan di artikan sebagai tentara, 3) Pekerjaan di artikan sebagai pekerja.

Terkait hal yang kemudian di kemukakan oleh Plato yaitu tentang keharusan penganekaragaman pekerjaan dalam masyarakat, sehingga seorang masyarakat tidak perlu membuat segala sesuatu yang hanya berguna untuk dirinya sendiri karena memang pada dasarnya tidak mungkin seorang manusia dapat memenuhi kebutuhannya sendiri. Selanjutnya Aristoteles yang merupakan murid dari Plato, pemikiran Aristoteles tentang masalah ekonomi sudah jauh lebih maju dari Plato. Ia adalah orang pertama yang melihat bahwa ekonomi merupakan suatu bidang tersendiri yang pembahasannya harus dipisahkan dari bidang-bidang lainnya, kemudian ia juga orang pertama yang meletakkan pemikiran dasar tentang teori nilai dan teori harga.

Kontribusi terbesar yang di lakukan oleh Aristoteles terhadap ilmu ekonomi adalah pemikirannya tentang pertukaran barang dan kegunaan uang di dalam sebuah pertukaran tersebut. Selanjutnya Xenophon yang juga memiliki bukti konkrit lain, selain hanya dari buku Res Publical yang di tulis oleh Plato, karya utama Xenophon yaitu On The Means of Improving The Revenue of The State of Athens. Dalam buku tersebut ia menguraikan bahwa negara Athena yang yang mempunyai beberapa kelebihan yang kemudian dapat dimanfaatkan untuk dapat meningkatkan pendapatan negara. Selanjutnya Xenophon menyatakan bahwa kota Athena memiliki keunggulan-keunggulan yang kemudian dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan pendapatan negara yaitu :

  1. Potensi alam yang dimiliki dan pelabuhan laut alami yang dapat menarik pedagang dan pengunjung untuk mengunjungi kota tersebut.
  2. Pemberian pelayanan yang baik kepada pedagang dan pengunjung tersebut, karena mereka akan membayar pajak serta akan membawa kemakmuran bagi penduduk kota Athena.

Semakin banyak yang datang untuk berdagang dan berkunjung, maka akan semakin tinggi pendapatan yang di peroleh. Sebagai anak dari pencerahan Skotlandia, disini Smith tidak begitu tertarik untuk membaca buku Res Publical karya dari Plato, yang mendukung negara (kota ideal) yang di kuasai oleh Raja yang filsuft. Smith menganggap Aristoteles jauh lebih baik karena membela pemikiran pribadi dan mengkritik terhadap komunisme Plato.

Disini Hak milik pribadi, menurut Aristoteles dapat memberikan peluang terhadap orang lain untuk melakukan kebijakan, kemudian memberi derma dan cinta terhadap sesama, yang merupakan bagian dari “jalan emas” dan “kehidupan yang baik” inilah menurut Aristoteles. Tetapi disini Adam Smith juga tidak menyetujui ejekan Aristoteles terhadap usaha mencari uang dan pandangannya yang meremehkan perdagangan moneter dan retail sebagai hal yang tidak bermoral dan juga tidak alamiah.

Leave a reply "Sejarah Ekonomi Era Yunani"

Author: 
author
Jangan pernah meremehkan diri sendiri. Bila kamu tak bahagia dengan hidupmu, perbaiki apa yang salah, dan TERUSLAH MELANGKAH.