Apa itu Pertanian Primitif, Tradisional dan Modern?

Posted on

Pertanian Primitif, Tradisional dan Modern

Apa itu Pertanian Primitif, Tradisional dan Modern? – Ilmu pertanian tidak hanya mengenal tentang tanaman atau tumbuhan serta golongan atau jenisnya. Namun, ada beberapa kelompok pertanian yang juga perlu kita ketahui antara lain tentang Pertanian Primitif, Tradisional dan Modern. Ada pun dari perbedaan antara pertanian primitive, tradisional, dan modern adalah dalam hal penggunaan lahan pertanian. Ciri khas dari pertanian adalah berpindaha-pindah. Sebab, sebuah bidang tanah akan ditanami sekali atau dua kali kemudian akan di tinggalkan. Selanjutnya mereka akan mencari hutan atau belukar untuk ditanami kembali yang dikenal dengan istilah shifting cultivation.

Pengertian Pertanian primitif

Saat manusia pengumpul dan berburu mulai berusaha menjaga bahan makanan, maka mulai terjadi sebuah mata rantai antara periode pengumpul dan berburu dengan pertanian primitif.

Orang-orang yang suka makan buah durian akan tinggal di dekat pohon durian tersebut agar mencegah monyet dan binatang-binatang lain menghabiskan buah durian. Mereka juga menanam ulang batang dan sulur umbi liar yang umbinya telah mereka ambil, sehingga bisa dapat tumbuh kembali. Pada tindakan ini merupakan satu langkah menuju pertanian primitif.

Perbedaan yang fundamental antara pertanian primtif dengan pertanian yang lebih maju adalah dalam hal penggunaan lahan pertanian. Para petani primitif, bertani secara berpindah-pindah. Sebidang tanah ditanami sekali hingga 2 kali lalu ditinggalkan dan mereka mencari tanah baru untuk ditanami dan begitu seterusnya. Sehingga sistem pertanian ini biasa disebut huma atau ladang berpindah.

Pengertian Pertanian tradisional
Pada pertanian tradisional orang menerima keadaan tanah,varietas tanaman, dan curah hujan sebagaimana adanya dan sebagaimana yang telah diberikan alam. Bantuan terhadap pertumbuhan tanaman hanya sekedarnya sampai tingkat tertentu seperti pengairan, penyiangan, serta melindungi tanaman dari gangguan hewan liar dengan cara turun-temurun oleh nenek moyangnya.

Peternakan merupakan penjinakan hewan-hewan liar untuk digunakan tenaga dan hasilnya. Sedangkan perikanan merupakan hasil penangkapan dan pemeliharaan secara sederhana serta tergantung pada kondisi alam.

Pengertian Pertanian Modern
Manusia menggunakan kecerdasannya untuk meningkatkan penguasaannya terhadap semua yang mempengaruhi pertumbuhan tanaman dan hewan. Usaha pertanian merupakan usaha yang paling efisien, masalah-masalah pertanian dihadapi secara ilmiah melalui penelitian-penelitian, fasilitas-fasilitas irigasi serta drainase dibangun lalu dimanfaatkan untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Susunan makanan ternak telah disiapkan secara ilmiah lalu dikembangkan berbagai macam metode input dilakukan secara ilmiah dan didorong motivasi ekonomi untuk mendapatkan hasil dan pendapatan yang cukup besar. Hasil pertanian dalam bentuk bulk (lumbung) diolah untuk mendapatkan harga yang lebih tinggi. Cara pengawetan hasil pertanian dikembangkan untuk menghindari kerusakan dan mendapatkan nilai yang tinggi.

 

Jika pertanian tersebut sudah maju maka akan dilakukan hal yang sama setiap tahunnya, maka dikatakan sebagai pertanian menetap. Pada pertanian tradisional, petani menerima kondisi seperti, keadaan tanah, curah hujan, dan varietas dari tanaman. Hal ini lah yang kemudian berbanding terbalik dengan pertanian modern. Sebuah konsep pertanian perlu juga mengetahui faktor-faktor apa saja yang dapat mempengaruhi dari hasil pertanian, antara lain:

  1. Kelompok faktor bahan tumbuhan atau bahan tanaman.
  2. Kelompok faktor esensial
  3. Kelompok faktor iklim
  4. Kelompok faktor gangguan

Adanya kelompok faktor yang mempengaruhi tumbuh kembang dari tumbuhan memiliki korelasi positif terhadap produk. Semakin baik sifat keturunan, kemurnian, dan daya tumbuhan, maka semakin banyak produk yang dapat di berikan.

Unsur-unsur dan ciri-ciri Pertanian

Adapun unsur-unsur dan cirri pertanian terbagi menjadi 4 antara lain:

1. Proses produksi

Di dalam proses produksi, tumbuhan merupakan pabrik pertanian primer. Dimana, tumbuhan akan mengambil CO2 dari udara melalui daun. Tumbuhan mengambil air dan unsur hara dari tanah melaui akar. Tumbuhan juga membutuhkan sinar matahri dalam berproses.

2. Petani

Di dalam konsep pertanian unsure yang paling penting adalah peran seorang petani. Petani adalah pengurus atau pemelihara tumbuhan atau hewan. Di dalam usahatani, petani merangkap dua peranan yakni, petani sebagai penggarap yakni yang memelihara tanaman dan hewannya agar mendapatkan hasil yang di perlukan, dan Petani sebagai manager, bertugas petani sebagai manager lebih sulit dengan adanya perbedaan-perbedaan yang cukup besar diberbagai tempat.

Ciri-ciri dari pertanian

Ada pun ciri-ciri dari pertanian dikelompokkan dalam faktor esensiil dan iklim suatu waktu dapat berkolerasi positif, tapi pada waktu lain dapat berkolerasi negatif sehingga memiliki tingkatan tertentu dimana faktor-faktor yang termasuk di dalamnya dapat berpengaruh paling baik terhadap jumlah produk yang di berikan. Sesudah atau pun sebelum proses dari pengolahan sebuah tanaman, semua faktor itu mempengaruhi tumbuh dan berkembangnya bahan tumbuhan seperti adanya di alam atau secara alamiah. Tetapi, dengan adanya pertanian, faktor-faktor tersebut mulai di atur oleh manusia sehingga maju atau tidaknya sebuah pertanian atau semakin banyaknya jumlah faktor yang ditangani serta makin intensif penangananya. Hal tersebut itu dapat dilakukan dengan menggunakan teknologi tinggi. Kemudian di dalam meningkatkan usaha produsi pertanian di suatu wilayah dapat di lakukan dengan dua cara yakni, dengan meningkatkan hasil dan dengan menigkatkan luas panen.

 

Sasaran dalam usaha pertanian

Adapun upaya yang dilakukan sebagai bentuk sasaran pertanian ada dua yaitu (1) sasaran sebelum panen atau pra panen, dan (2) sasaran sesudah panen atau pasca pascapanen. Sasaran prapanen ialah berupa hasil pertanian yang setinggi-tingginya. Sasaran itu merupakan bentuk sasaran pertama atau sasaran fisis. Sasaran kedua yaitu sasaran ekonomi ialah pendapatan atau keuntungan yang sebanyak-banyaknya setiap satuan luas lahan yang di usahakan atau digarap.

Penutup

Demikian penjelasan kali ini tentang apa yang dimaksud dengan pertanian primitif, pertanian tradisional, dan pertanian modern yang mencakup pengertiannya. Semoga artikel ini menambah wawasan Anda.

Gravatar Image
Jangan pernah meremehkan diri sendiri. Bila kamu tak bahagia dengan hidupmu, perbaiki apa yang salah, dan TERUSLAH MELANGKAH.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *