Pengertian Seismologi dan Cabang-Cabangnya

Jagoan Ilmu, Pengertian Seismologi dan Cabang-Cabangnya – Seismologi adalah ilmu yang mempelajari gelombang getaran mekanik atau gempa bumi yang sangat berkaitan erat dengan komputasi. Istilah seismologi berasal dari kata seismos dan logos. Kedua nya merupakan bahasa Yunani yang masing- masing berarti getaran dan ilmu pengetahuan. Seismologi juga dapat didefinisikan sebagai ilmu pengetahuan yang mengkaji tentang gempa bumi beserta struktur lapisan bumi.

Apa yang dimaksud dengan ahli seismologi? Ahli seismologi adalah orang yang ahli dalam cabang ilmu yang menelaah getaran bumi, baik yang disebabkan oleh alam maupun buatan. Contoh : Prof.Sri Widiyantoro ahli seismograf pertama di Indonesia.

Ilmu pengetahuan ini merupakan percabangan dari ilmu geofisika yang juga bagian dari geosains. Lebih spesisfik lagi, seismologi mempelajari beberapa hal yaitu :

  • Proses bertumbuknya lempeng yang berada di bawah lapisan tanah sehingga mengakibatkan gempa bumi.
  • Kerusakan yang diakibatkan oleh gempa bumi (baca juga : Proses Terjadinya Gempa Bumi).
  • Kejadian yang akan dialami permukaan lapisan kulit bumi saat terjadi gempa.
  • Perambatan energi atau getaran dari kerak bumi menuju permukaan.
  • Perancangan alat untuk mendeteksi dan merekam aktivitas getaran atau gelombang gempa.
  • Gelombang- gelombang yang muncul saat terjadi gempa bumi.

Gempa bumi merupakan salah satu aktivitas bumi yang perhari dapat terjadi sekitar 50 gempa di seluruh dunia. Setiap gelombang gempa bumi ini memancarkan radiasi gelombang seismik yang menjalar ke dalam bumi. Dengan bantuan alat yang bernama seismograf yang merupakan alat pengukur gempa, alat ini dapat menghitung atau mengetahui setiap gempa yang terjadi hingga yang tidak dapat dirasakan oleh manusia.

Gambar Seismograf (sumber: www.pintarpandai.com)

Seismograf adalah metode pasif yang mengukur gelombang yang dihasilkan oleh sumber alami. Dengan mempelajari seismologi Anda juga dapat mendapat gambaran dari struktur interior bumi beserta sifatnya melalui gelombang seismik yang diinjeksikan oleh gempa. Pada zaman modern ini, dimana peralatan sudah semakin canggih seorang ilmuwan ada yang menyebutkan bahwa inti bumi terbagi lagi menjadi tiga. Tetapi, walaupun begitu pengamatan interior bumi sampai ke inti belum dapat dilakukan secara langsung seperti mengebor, hanya dapat dilakukan dengan pendekatan-pendekatan dengan gelombang.

Seismologi termasuk ilmu pengetahuan yang terbilang masih muda sebab baru diketahui pada pertengahan abad 19. Karena seismologi merupakan percabangan geofisika, mereka yang mendalami seismologi juga harus mempelajari ilmu fisika, statistika dan matematika sebagai penunjang.

Dalam seismologi, gempa terbagi menjadi 2 jenis yakni gempa bumi lokal (dekat) dan gempa bumi teleseimik (jauh).

  • Gempa bumi lokal adalah gempa bumi yang jarak episentrumnya dekat dengan stasiun pengamatan gempa. Jarak dekat yang dimaksud adalah dalam hitungan beberapa ratus kilometer.
  • Sementara gempa bumi teleseimik adalah gempa bumi yang jarak episentrumnya lebih dari seribu kilometer dari stasiun pengamatan gempa.

Cabang Cabang Seismologi

Seismologi pada awalnya memang mempelajari tentang gempa saja. Tetapi seiring berjalannya waktu, ilmu ini berkembang dan mempunyai kajian yang sangat luas. Luasnya kajian ilmu tersebut dapat dikelompokkan menjadi 4 cabang ilmu seismologi. Berikut penjelasannya.

  1. Seismologi Teknik – Istilah asingnya adalah Engineering Seismology. Ilmu ini mempelajari tentang perkiraan bencana fempa bumi dan apa saja resikonya. Selain itu juga mengkaji bagaimana cara merancang bangunan- bangunan yang tahan terhadap gempa bumi.
  2. Seismologi Observasi – Ilmu ini dipelajari agar nantinya kita dapat mendeteksi dan merekam beberapa kejadian gempa yang terjadi di permukaan bumi, mengklasifikasikan gempa, serta mengobservasi apa saja efek atau akibat gempa bumi.
  3. Seismologi Fisik – Disebut juga Physical Seismology, yakni ilmu yang mengkaji tentang karekteristik interior atau lapisan di dalam bumi, serta mempelajari ciri- ciri fisika dari beberapa sumber asal gempa bumi.
  4. Seismologi Eksplorasi – Pada ilmu ini diterapkan beberapa metode seismik untuk mencari sumber daya alam seperti minyak bumi dan gas yang tersimpan di dalam perut bumi. Eksplorasi ini didahului dengan survey seismik yakni dengan cara meledakan dinamit untuk memicu getaran. Getaran yang diterima oleh receiver lalu dianalisa sehingga dapat menggambarkan keadaan batuan di lapisan bawah tanah.

Istilah – Istilah Dalam Seismologi

Dalam mempelajari ilmu seismologi, penting untuk mengetahui beberapa istilah yang sering muncul dalam seismologi. Beberapa istilah tersebut adalah :

  • Hiposentrum yakni titik pusat dari gempa bumi yang sedang terjadi (baca : Pengertian Hiposentrum).
    Episentrum adalah gelombang atau getaran yang merambat dari hiposentrum menuju permukaan bumi
  • Origin time yaitu waktu pertama kali terjadi gempa pada hiposentrum.
  • Travel time merupakan waktu yang diperlukan oleh suatu gelombang gempa untuk merambat ke permukaan. Waktu ini diperoleh dengan cara menghitung selisih antara original time dengan waktu pencatatan gelombang oleh seismograf (arrival time).
  • Seismometer adalah alat yang berfungsi sebagai perespon getaran akibat gempa bumi
  • Seismograf yakni perpaduan antara seismometer dengan alat sensor lainnya untuk mendeteksi dan mencatat gelombang gempa.
  • Seismogram merupakan hasil pencatatan atau perekaman gelombang gempa oleh seismograf.

Penutup

Demikian artikel kali ini mengenai pengertian seismologi dan cabang-cabang seismologi dalam geografi. Semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan Anda.

Sumber:

  • https://www.scribd.com/document/372647916/Seismologi-adalah-ilmu-yang-mempelajari-gelombang-getaran-mekanik-atau-gempa-bumi-yang-sangat-berkaitan-erat-dengan-komputasi-docx
  • https://ilmugeografi.com/geografi-teknik/pengertian-seismologi
Author: Wa Ode

Jangan pernah meremehkan diri sendiri. Bila kamu tak bahagia dengan hidupmu, perbaiki apa yang salah, dan TERUSLAH MELANGKAH.