Hen Hen Jangan pernah meremehkan diri sendiri. Bila kamu tak bahagia dengan hidupmu, perbaiki apa yang salah, dan TERUSLAH MELANGKAH.

Pengertian Reaksi Eksoterm dan Endoterm Beserta Contohnya

1 min read

Pengertian Reaksi Eksoterm dan Endoterm
Pengertian Reaksi Eksoterm dan Endoterm
gambar perbedaan Reaksi Eksoterm dan Endoterm

1. Pengertian Reaksi Eksoterm

Reakasi eksoterm adalah reaksi yang melepaskan kalor dari sistem ke lingkungan. Pelepasan kalor ke lingkungan akan menurunkan energi di dalam sistem. Entalpi hasil reaksi menjadi berkurang atau menjadi lebih kecil dari entalpi awal. Dengan demikian perubahan entalpi sistem bernilai negatif  (∆H = –).

Contoh Reaksi Eksoterm

Contoh reaksi eksoterm adalah reaksi antara kalsium oksida atau kapur bakar dengan air seperti ditunjukkan pada reaksi berikut:

CaO(s) + H2O(l) → Ca(OH)2(aq) ∆H = -64kJ

Kapur bakar merupakan produk dari proses kalsinasi batu kapur yang dilakukan pada temperatur sekitar 1000 Celcius.

Ketika kapur bakar dimasukkan ke dalam air, maka reaksi akan ditandai dengan kenaikan temperaatur campuran. Persamaan reaksinya dapat ditulis ulang menjadi:

CaO(s) + H2O(l) → Ca(OH)2(aq) + ∆H

atau

CaO(s) + H2O(l) → Ca(OH)2(aq) + 64kJ

Besarnya perubahan entalpi reaksinya adalah -64kJ. Ini berarti ada energi sebesar 64kJ yang dilepaskan oleh sistem ke lingkungan, atau lingkungan menyerap energi sebesar 64kJ dari system.

Perubahan nyata pada sistem ketika reaksi sedang berlangsung adalah naiknya temperatur dan ini ditandai dengan panasnya tempat atau wadah yang digunakan untuk reaksinya.

Temperatur sistem menjadi lebih tinggi dari temperatur lingkungan, sehingga kalor akan keluar dari sistem menuju ke lingkungan sampai temperatur sistem dan lingkungan menjadi sama.

2. Pengertian Reaksi Endoterm

Reaksi endoterm adalah reaksi yang membutuhkan atau meyerap energy panas dari lingkungannya. Adanya penyerapan kalor akan mengakibatkan energi system naik. Entalpi hasil reaksi menjadi lebih tinggi daripada entalpi semula, sehingga perubahan entalpi system bernilai positif (∆H = +).

Contoh Reaksi Endoterm

Contoh reaksi endoterm adalah reaksi antara besi oksida Fe2O3 dengan karbon C pada proses reduksi bijih besi, seperti ditunjukkan pada reaksi berikut ini:

Fe2O3(s) + C(s) → 2Fe(s) + 3CO(g) ∆H = 621kJ

Reaksi ini merupakan sebagian dari reaksi yang terjadi pada proses pengolahan bijih besi atau iron making. Produk reaksi ini adalah besi dan biasa disebut dengan sponge iron.

Persamaan reaksinya dapat ditulis ulang menjadi

Fe2O3(s) + C(s) + ∆H →2Fe(s) + 3CO(g)

atau

Fe2O3(s) + C(s) + 621kJ →2Fe(s) + 3CO(g)

Besarnya perubahan entalpi reaksinya adalah 621kJ. Ini berarti ada energi atau kalor sebesar 621kJ yang diserap atau dibutuhkan oleh sistem yang diperoleh dari lingkungan, atau lingkungan melepaskan energi sebesar 621kJ ke sistem.

Penutup

Demikian yang dapat Jagoan Ilmu bagikan tentang pengertian reaksi eksoterm dan endoterm beserta contohnya, dimana reaksi eksoterm dan endoterm memiliki perbedaan dalam hal membutuhkan energi atau menyerap energi (endoterm) dan mengeluarkan energi atau menghasilkan energi (eksoterm). Sekian dan terima kasih telah mengunjungi Jagoan Ilmu, semoga bermanfaat dan sampai jumpa lagi di artikel berikutnya.

Sumber: https://ardra.biz/sain-teknologi/ilmu-kimia/reaksi-eksoterm-dan-endoterm/

Hen Hen Jangan pernah meremehkan diri sendiri. Bila kamu tak bahagia dengan hidupmu, perbaiki apa yang salah, dan TERUSLAH MELANGKAH.

Fisika Inti Atom Dan Radioaktifitas

Fisika Inti Atom Dan Radioaktifitas – Fisika inti memiliki bahasan utama meliputi inti atom dan radioaktifitas. yang pertama akan kita bahas adalah inti atom....
Hen Hen
43 sec read

Mengenal Lebih Jauh Teori Mekanika Kuantum

Teori Mekanika kuantum adalah salah satu cabang dasar ilmu fisika yang menggantikan mekanika klasik pada sistem atom dan subatom. Sistem yang ada pada teori...
Hen Hen
1 min read