Pengertian Hidrosfer, Siklus Beserta Unsur-Unsurnya

Pengertian Hidrosfer Dan Siklus Hidrologi

Jagoan Ilmu, Pengertian Hidrosfer, Siklus Beserta Unsur-Unsurnya – Bumi merupakan sebuah planet yang ada di tata surya, sekaligus merupakan satu- satunya planet yang dapat dihuni oleh manusia. Selain itu, Bumi juga merupakan satu- satunya planet yang memiliki kandungan air paling banyak. Permukaan planet Bumi ditutupi oleh dua bentuk permukaan, yakni daratan dan juga perairan. Daratan berupa pulau- pulau dan juga benua, sementara perairan berupa samudera, macam- macam laut, dan juga perairan- perairan yang ada di daratan seperti danau, sungai, dan lain sebagainya.

Adapun permukaan yang berbentuk perairan ini juga bisa berwujud es maupun salju, hal tersebut tergantung pada cuaca masing- masing wilayah. Semua permukaan Bumi yang berbentuk perairan, dinamakan sebagai hidrosfer.

Ciri ciri Hidrosfer : laut, samudera, sungai, danau, waduk, dan lain sebagainya (yang merupakan perairan) sebagai hidrosfer.

Hidrosfer sangat banyak menyusun permukaan Bumi. Bahkan apabila kita bandingkan antara perairan dan daratan, Bumi lebih didominasi oleh perairan. Oleh karena itulah Bumi ini didominasi oleh warna biru daripada warna yang lainnya. Perairan yang ada di Bumi ini murni berupa samudera ataupun laut, maupun berupa perairan yang terletak di daratan.

Pada kesempatan kali ini Anda akan mengetahui mengenai apa itu hidrosfer, agar nantinya kita lebih mengenal dan juga lebih memahami mengenai apa itu hidrologi dan siklus hidrosfer.

Pengertian Hidrosfer

Untuk mengenali sesuatu hal, semuanya akan dimulai dari pengertian hal tersebut. Adapun pengertian dari hidrosfer adalah lapisan air yang ada di permukaan Bumi. Kata hidrosfer sendiri berasal dari kata “hidros” yang mempunyai arti sebagai air dan “sphere” yang berarti lapisan. Hidrosfer di permukaan Bumi meliputi laut atau samudera, danau, sungai, salju, air tanah, gletser dan bahkan uap air yang terdapat di lapisan udara.

Tidak dapat dipungkiri bahwasannya peranan hidrosfer ini sangatlah penting. Hal ini karena manusia tidak dapat hidup tanpa adanya air. Dan tahukah Anda bahwasannya air yang ada di Bumi ini sejatinya jumlahnya adalah stabil? Ya, air seperti berubah- ubah jumlahnya atau jika kita berpikir mengapa air yang digunakan dalam kehidupan sehari- hari ini tidak habis, hal ini karena air mengalami suatu siklus atau daur ulang. Sehingga perlu kita ketahui bahwasannya lapisan hidrosfer yang menyelimuti Bumi ini mengalami suatu siklus atau perputaran. Adapun siklus atau perputaran hidrosfer ini dinamakan sebagai siklus hidrologi.

Cabang Hidrosfer

Ada beberapa cabang dari hidrosfer yang harus diketahui, diantara yaitu:

  1. Hidrologi: ilmu yang mempelajari tentang permukaan bumi dan bagian dalam bumi.
  2. Geohidrologi: ilmu yang mempelajari tentang pergerakan air, persebaran dan keberadaan air yang ada di bawah tanah.
  3. Glasiologi: Ilmu yang mempelajari tentang es, glester atau yang berkaitan dengan es.
  4. Limnologi: ilmu yang mempelajari tentang danau.
  5. Patomologi: ilmu yang mempelajari tentang air yang mengalir dipermukaan bumi, baik melalui saluran atau tidak melalui saluran.
  6. Oceonografi: ilmu yang mempelajari tentang air laut secara umum.

Pengertian Siklus Hidrosfer

Hidrosfer dikenal juga sebagai siklus hidrologis, pengertian siklus hidrologi menurut definisi dari para pakar menyatakan bahwa pengertian siklus ini merupakan perputaran air bumi yang mempunyai jumlah tetap serta selalu bergerak dalam suatu lingkaran peredaran, siklus air, daur hidrologi.

Siklus tersebut terjadi diakibatkan pengaruh sinar matahari. Matahari tersebut memancarkan suatu energi panas ke seluruh permukaan bumi sehingga terjadilah suatu penguapan air dari sungai, danau, rawa, laut, serta juga samudra. Uap air tersebut bergerak naik ke tempat yang lebih tinggi dan juga suhu udara akan makin rendah sehingga uap air tersebut disebut akan mengalami suatu proses kondensasi.

Kondensasi disebut juga pengembunan merupakan perubahan wujud dari benda ke wujud yang lebih padat, seperti ialah gas (atau uap) menjadi cairan. Kondensasi tersebut terjadi pada saat uap didinginkan menjadi cairan, namun tetapi dapat juga terjadi jika sebuah uap itu dikompresi (yakni , tekanan ditingkatkan) menjadi cairan, mengalami kombinasi dari pendinginan serta kompresi. Di tempat yang tinggi, pada daerah beriklim dingin / sedang pada musim dingin uap air tersebut dapat langsung membeku menjadi salju disebabkan karena mengalami proses sublimasi.

Dari adanya Proses Kondensasi tersebut, uap air tersebut berubah menjadi titik-titik air yang bergerombol di udara ialah sebagai awan. Awan tersebut makin lama makin padat sehingga titik-titik air akan bergabung satu sama lain untuk membentuk tetesan air yang akan jatuh kemudian ke bumi sebagai hujan itulah yang menyebabkan terjadinya hujan.

Air hujan yang jatuh pada permukaan bumi tersebut sebagian akan meresap ke dalam tanah dan akan menjadi air tanah, sebagiannya lagi mengalir di permukaan bumi, dan juga sebagian lagi akan menguap. Air tanah tersebut akan keluar menjadi mata air serta mengalir menjadi sungai menuju ke laut maupun ke danau.

Unsur-Unsur Hidrologi

Unsur-unsur hidrologi, berdasarkan siklus hidrologi terbagi dari beberapa macam yaitu:

  • Angin: merupakan sesuatu yang menentukan sebuah kekuatan temperatur udara dan kondisi uap air di suatu tempat.
  • Awan: merupakan kumpulan dari beberapa titik air atau es denngan jumlah yang cukup banyak dan juga merupakan bagian dari inti kondensasi.
  • Air tanah: merupakan sesuatu air yang bergerak didalam tanah yang memiliki beberapa lapisan batu pasir yang disebut dengan istilah akifer, sedangkan air tanah yang bergerak didalam retakan batuan disebut air celah.
  • Evaporasi: merupakan sebuah peristiwa yang terjadi karena adanya perubahan air menjadi uap dan bergerak dari permukaan tanah dan permukaan air ke udara.
  • Evapotranspirasi: merupakan gabungan dari beberapa hasil penguapan melalui tubuh air dan tanaman.
  • Infiltrasi: merupakan suatu air, es, salju yang jatuh ke permukaan bumi kemudian meresap ke kedalam tanah.
  • Kondensasi: merupakan sebuah proses perubahan uap air menjadi air hujan uang disebabkan adanya pendingnan atmosfer.
  • Presipitasi: merupakan sesuatu yang berbentuk cairan yang berasal dar atmosfer kemudian akan tercurah kepermukaan bumi.
  • Run Off: merupakan sebuah pergerakan air dari permukaan tanah yang disebabkan karena adanya presipitasi air hujan, es atau salju, sehingga akan meresap kedalam tanah tidak termasuk run off. Biasanya hal tersebut terjadi pada suatu tempat-tempat tertentu pada dataran tinggi.
  • Tubuh air: merupakan bagian yang paling rendah di permukaan bumi yang dapat menampung air. Tubuh air tersebut terdiri dari beberapa macam, seperti sungai, danau, waduk, rawan dan lain sebagainya.

Demikian penjelasan mengenai pengertian hidrosfer yang mencakup siklus dan unsur hidrologi. Semoga dapat bermanfaat.

Baca juga Materi Siklus Hidrologi Beserta Gambarnya

 

Author: Wa Ode

Jangan pernah meremehkan diri sendiri. Bila kamu tak bahagia dengan hidupmu, perbaiki apa yang salah, dan TERUSLAH MELANGKAH.