Pengertian Cuaca, Jenis beserta Unsur-Unsurnya

43 views
pengertian cuaca, jenis-jenis cuaca, unsur-unsur cuaca

Foto Keadaan Cuaca

Jagoan Ilmu, Pengertian Cuaca, Jenis beserta Unsur-Unsurnya – Tahukah Anda apa itu cuaca? Jika Anda belum mengetahuinya Anda tepat sekali mengunjungi jagoanilmu.net karena pada kesempatan kali ini kami akan mengulas tentang pengertian cuaca, jenis-jenis cuaca dan unsur-unsur cuaca secara lengkap. Oleh karena itu marilah simak penjelasan yang ada dibawah ini :

Pengertian Cuaca

Cuaca adalah keadaan rata-rata pada suatu tempat, meliputi daerah yang sempit, dan waktunya relatif singkat. Apabila Anda sering melihat suatu daerah turun hujan lebat sedangkan daerah lain tampak cerah. Maka itulah contoh cuaca. Contoh lainnya, BMKG memprediksi cuaca di Medan besok hari adalah cerah dengan suhu rata-rata maksimum dan minimum 34ºC dan 24ºC.

Ilmu yang memperlajari cuaca adalah meteorologi. Lembaga yang khusus mengamati cuaca secara terus-menerus adalah Badan Meteorologi dan Geofisika. Cuaca bisa terjadi karena adanya perbedaan suhu dan kelembaan antara satu daerah dengan daerah lain, dan perbedaan ini dilatarbelakangi dengan sudut pemanasan matahari yang juga berbeda antara satu daerah dengan daerah lain karena perbedaan lintang bumi.

Perbedaan udara yang tinggi antara daerah beriklim tropis dengan iklim kutub bisa menimbulkan jet strem. Jadi jangan heran apabila kita menyaksikan adanya perbedaan iklim antara wilayah kutub dengan wilayah yang dilewati khatulistiwa.

Jenis-Jenis Cuaca

Jenis-jenis atau macam-macam cuaca dan iklim terhadap di masing-masing lokasi tergantung jangka periode tertentu pula. Transformasi kondisi udara di sekeliling kita dipengaruhi musim yang berubah dalam bulan tertentu per tahunnya. Ilmu yang mengkaji cuaca yakni meteorology. Ada beberapa cuaca yang terbentuk di bumi ini, diantaranya yaitu:

1. Cuaca Cerah

Cuaca Cemerlang adalah matahari bersinar jernih dan udara terasa segar atau tidak begitu terasa panas. Pada dasarnya, hujan tidak akan turun saat cuaca benderang. Angin bertiup semilir. Ketika siang hari, terlihat awan yang bertumpuk tipis, seperti kapas yang berwarna putih bersih. Saat matahari muncu dan tenggelam, tampak warna merah dan kuning cerah. Saat malam hari, tampak bintang tersebar di langit.

2. Cuaca Panas

Udara terasa kering saat cuaca kering. Alasan yang menimbulkan udara kering adalah sinar matahari. Ketika tengah hari, cahaya matahari jauh tegak lurus ke bumi sehingga terasa kering menusuk.
Ketinggian juga memicu udara di suatu daerah terasa panas. Semakin tinggi suatu daerah, temperatur udaranya semakin turun. Inilah kenapa, temperatur di lokasi landai terasa panas, akan tetapi di rangkaian gunung terasa dingin.

3. Cuaca Berawan

Ketika langit terlihat beberapa awan, kondisi hal seperti ini dinamakan cuaca mendung. Cahaya matahari tidak begitu terasa panas sebab tersangkut oleh awan.
Sejumlah awan bisa bergerombol sehingga akan terlahir awan yang gede. Awan besar itu bisa berubah menjadi mendung. Apabila posisi di sekelilingnya mendukung, mendung dapat berubah menjadi hujan.

4. Cuaca Sejuk

Suatu daerah mengalami cuaca sejuk apabila humiditas udara tinggi, angin bertiup cepat, dan suhu udara rendah.

5. Cuaca Hujan

Hujan bersumber dari udara yang mengandung uap air. Uap air terbentuk karena adanya pemanasan matahari terhadap air di permukaan bumi, seperti air kolam, air danau, air laut dan air sungai. Udara tersebut naik ke atas dan menciptakan awan.

Semakin ke atas, suhu uap air menjadi semakin merosot. Saat menjangkau temperatur tertentu, uap air akan mengembun menjadi titik-titik air. Titi- titik air berubah menjadi tetesan air. Semakin lama tetes-tetes air, makin berat dan kemudian jatuh ke bumi dalam bentuk hujan.

Hujan yang turun dengan lebat biasanya disertai angin kencang, yakni angin kencang disertai guruh dan kilat. Badai dapat menimbulkan keburukan fatal di bumi.

6. Cuaca Berangin

Angin bergerak kuat sehingga melarikan benda-benda ringan yang dilaluinya. Apabila angin bergerak sangat lebat, pohon dan wisma akan ambruk. Kecepatan angin dapat diukur dengan anemometer.
Pada cuaca berangin, langit pada umumnya sedikit berawan dan suhu udara rendah. Suasana cuaca biasanya dianalogikan menggunakan simbol-simbol cuaca.

Unsur-Unsur Cuaca

Untuk memahami gejala cuaca dan iklim diperlukan pemahaman mengenai unsur-unsurnya. Berikut ini unsur-unsur cuaca dan iklim, diantaranya seperti:

1. Suhu/temperatur

Suhu udara/temperatur udara di suatu tempat akan berbeda dengan tempat lainnya, karena disebabkan oleh beberapa faktor:

  1. Lamanya penyinaran matahari ke bumi, adalah intensitas penyinaran matahari di belahan bumi sangat bervariasi tergantung oleh letak lintang.
  2. Ketinggian suatu tempat, semakin datar suatu tempat atau wilayah maka panas yang diterima akan semakin besar.
  3. Keadaan awan, Jika di atmosfer banyak terdapat awan maka panas yang diterima bumi akan lebih kecil karena terserap oleh awan.
  4. Keadaan tumbuhan di permukaan bumi.
  5. Sudut penyinaran matahari, adalah suatu sudut yang dibentuk oleh sinar matahari pada bidang permukaan di bumi.

Sedangkan alat yang dipakai untuk mengukur suhu udara yaitu thermometer.

2. Tekanan Udara

Yaitu suatu gaya yang timbul karena adanya berat dari lapisan udara, besarnya tekanan udara di suatu tempat dapat berubah-rubah. Atau kerapatan massa udara dalam satuan wilayah tertentu. Sedangkan alat untuk mengukur tekanan udara ialah Barometer.

3. Kelembaban Udara

Yaitu banyak sedikitnya uap air yang terkandung dalam udara pada saat waktu tertentu. Sedanfkan alat yang digunakan untuk mengukur kelembaban udara disebut dengan Higrometer

4. Angin

Yaitu udara yang bergerak dari daerah bertekanan maksimum (tinggi) ke daerah tekanan minimun (rendah). Sedangkan untuk mengukur kecepatan & arah angin digunakan Anemometer dengan menggunakan skala Beaufort.

5. Hujan/Curah hujan

Yaitu intensitas atau jumlah air hujan yang turun pada suatu wilayah dalam waktu tertentu.

Akhir Kata

Demikian yang dapat Jagoan Ilmu bagikan tentang Pengertian Cuaca, Jenis beserta Unsur-Unsurnya. Cuaca bisa terjadi karena adanya perbedaan suhu dan kelembaan antara satu daerah dengan daerah lain, dan perbedaan ini dilatarbelakangi dengan sudut pemanasan matahari yang juga berbeda antara satu daerah dengan daerah lain karena perbedaan lintang bumi. Sekian dan terima kasih telah mengunjungi Jagoan Ilmu, sampai jumpa lagi pada artikel Geografi berikutnya.

Tags: #Cuaca #Geografi #geography

Leave a reply "Pengertian Cuaca, Jenis beserta Unsur-Unsurnya"

Author: 
author
Jangan pernah meremehkan diri sendiri. Bila kamu tak bahagia dengan hidupmu, perbaiki apa yang salah, dan TERUSLAH MELANGKAH.