3 Objek Studi Geografi dan Contohnya

Jagoan ilmu, Objek Studi Geografi Beserta Contoh-  Geografi memiliki objek studi dan ruang lingkup kajian tersendiri yang berbeda dari disiplin ilmu lainnya. Objek studi geografi tersebut dapat dibedakan menjadi dua, yaitu objek material dan objek formal. Beberapa disiplin ilmu dapat memiliki objek material yang sama dalam bidang kajiannya, tetapi akan berbeda dalam hal objek formalnya. Contoh objek material antara ilmu geografi, geologi, dan geofisika adalah sama, yaitu planet Bumi tetapi berbeda dalam kajian formal ketiga cabang ilmu kebumian tersebut.

Berikut ini objek studi geografi material dan formal dan contohnya :

  • Objek Material

Objek material geografi adalah sasaran atau isi kajian geografi. Objek material yang umum dan luas adalah geosfer (lapisan bumi), yang meliputi :

  1. Litosfer (lapisan keras), merupakan lapisan luar dari bumi kita. Lapisan ini disebut kerak bumi dalam ilmu geologi.
  2. Atmosfer (lapisan udara), terutama adalah lapisan atmosfer bawah yang dikenal sebagai troposfer.
  3. Hidrosfer (lapisan air), baik yang berupa lautan, danau, sungai dan air tanah.
  4. Biosfer (lapisan tempat hidup), yang terdiri atas hewan, tumbuhan, dan manusia sebagai komunitas bukan sebagai individu.
  5. Pedosfer (lapisan tanah), merupakan lapisan batuan yang telah mengalami pelapukan, baik pelapukan fisik, organik, maupun kimia.

Jadi secara nyata objek material geografi meliputi gejala-gejala yang terdapat dan terjadi di muka bumi, seperti aspek batuan, tanah, gempa bumi, cuaca, iklim, gunung api, udara, air serta flora dan fauna yang terkait dengan kehidupan manusia.

  • Objek Formal

Objek formal dalam geografi merupakan suatu cara pandang keruangan yang dituangkan dalam konsep-konsep geografi. Jadi, yang menjadi objek bukan benda atau material tetapi fenomena keruangan, yang meliputi :

  1. Pola persebaran gejala tertentu di permukaan bumi (spatial pattern)
  2. Keterkaitan atau hubungan yang terjadi antargejala atau fenomena tersebut (spatial system)
  3. Perkembangan atau perubahan yang terjadi pada gejala tersebut (spatial process).

Dari pandangan objek formal, maka akan muncul beberapa pertanyaan yang dikenal dengan 5 WH + 1H. Pertanyaan-pertanyaan tersebut untuk mengetahui gejala-gejala yang terdapat di permukaan bumi sehingga hasil uraiannya jelas sebagai cara pandang geografi.

Di dalam menelaah fenomena muka Bumi, studi geografi senantiasa menganalisis lokasi, persebarannya di permukaan Bumi, dan saling keterkaitan (interrelasi dan interaksi) antara suatu fenomena dengan fenomena lainnya.

Sebagai contoh objek formal geografi pada suatu daerah yang mengalami kekeringan. Dalam memandang peristiwa berikut contoh pertanyaannya :

  1. Apa (what) yang terjadi?
  2. Dimana (where) kekeringan itu terjadi?
  3. Berapa (how much/many) banyak air yang masih bisa dimanfaatkan?
  4. Mengapa (why) kekeringan itu bisa terjadi?
  5. Bagaimana (how) kekeringan itu berlangsung?
  6. Kapan (when) kekeringan itu terjadi?
  7. Siapa (who) yang harus terlibat dalam mengatasi kekeringan tersebut?

Akhir Kata

Demikian penjelasan tentang 3 Objek Studi Geografi dan Contohnya. Pemahaman terkait objek studi geografi ini sangatlah penting bagi Anda yang hendak mempelajari ilmu georgrafi. Semoga bermanfaat.

Author: Wa Ode

Jangan pernah meremehkan diri sendiri. Bila kamu tak bahagia dengan hidupmu, perbaiki apa yang salah, dan TERUSLAH MELANGKAH.