Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) Implant

Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) – Implant adalah salah satu jenis kontrasepsi yang berupa susuk yang terbuat dari sejenis karet silastik yang berisi hormone yang dipasang pada lengan atas. (Handayani, 2010). Alat kontrasepsi yang disusupkan dibawah kulit lengan atas sebelah dalam berbentuk kapsul silastik (lentur) panjangnya sedikit lebih pendek dari pada batang korek api dan dalam setiap batang mengandung hormon levonorgestrel yang dapat mencegah terjadinya kehamilan, (BKKBN, 2006)

Jenis Implant

Dikenal 2 macam implant, yaitu:

1. Non Biodegradable Implant, dengan ciri-ciri sebagai berikut:

  • Norplant (6 kapsul) berisi hormone levonegestrel daya kerja 5 tahun.
  • Norplant-2 (2 batang) berisi hormone levonegestrel daya kerja 3 tahun.
  • Satu batang berisi ST-145, daya kerja 2 tahun. Rencana siap pakai tahun 2000.
  • Satu batang berisi hormone 3-keto desogestrel daya kerja 2,5-4 tahun.

Sedangkan Non Biodegradeble implant dibedakan menjadi 2 macam, yaitu:

1) Norplant

Dipakai sejak tahun 1987, terdiri dari 6 batang silastik (karet silastik) yang berisi dengan hormone levonogestrel dan ujungujung kapsul ditutup dengan silastik adhesive. Tiap kapsul mempunyai panjang 34 mm, diameter 2,4 mm berisi 36 mg levonogestrel, serta mempunyai ciri sangat efektif dalam mencegah kehamilan untuk 5 tahun. Saat ini norplant yang paling banyak dipakai.

2) Norplant-2

Dipakai sejak tahun 1987, terdiri dari 2 batang silastik yang padat, dengan panjang tiap batang 44 mm, dengan msingmasing batang diisi dengan 70 mg levonogestrel di dalam matriks batangnya. Ciri Norplant-2 adalah sangat efektif untuk mencegah kehamilan 3 tahun. Pada kedua macam implant tersebut, levonogestrel berfungsi melalui membrane silastik dengan kecepatan yang lambat dan konstan. Dalam 24 jam setelah insersi, kadar hormone dalam plasmadarah sudah cukup tinggi untuk mencegah ovulasi. Pelepasan hormone tiap harinya berkisar antara 50-85 mcg pada tahun pertama, kemudian menurun 30-35 mcg perhari untuk lima tahun.

2. Biodegradable Implant

Biodegradable implant melepaskan progestin dari bahan pembawa/ pengangkut yang secara perlahan-lahan larut di dalam jaringan tubuh pembawanya sama sekali tidak diperlukan untuk dikeluarkan lagi seperti pada norplant.

Dua macam implant biodegradable sedang diuji coba saat ini pada sejumlah wanita, yaitu:

a. Capronor, suatu batang polymer hormone levonogestrel, pada awal penelitian dan pengembangannya, capronor berupa satu kapsul biodegradable yang mengandung levonogestrel yang dilarutkan dalam minyak ethil-aleate dengan diameter kapsul <0,24 cm dan panjang kapsul yang diteliti terdiri dari 2 ukuran:

  1. 2,5 cm: berisi 16 mg levonogestrel, melepaskan 20 mcg hormone/harinya.
  2. 4 cm: berisi 25 mg levonogestrel, melepaskan 30-50 mcg hormone/harinya.

b. Narethindrone Pellets

  1. Pellets dibuat dari 10% kolesterol murni dan 90% norethindrone (NET). b) Setiap pellets panjang 8 mm berisi 35 mg NET yang akan dilepaskan saat pellets dengan perlahan-lahan melarut.
  2. Pellets berukuran kecil, masing-masing sedikit lebih besar daripada butir besar.
  3. Uji coba pendahuluan menggunakan 4 dan 5 pellets.
  4. Dosis harian NET dan efektivitas kontrasepsi bertambah dengan banyaknya jumlah pellets.
  5. Sediaan empat pellets tampaknya memberikan perlindungan yang besar terhadap kehamilan untuk sekurang-kurangnya 12 bulan.
  6. Lebih dari 50% akseptor pellets mengalami pola haid irregular. Perdarahan inter menstrual atau perdarahan bercak merupakan problin utama.
  7. Terjadi rasa sakit payudara pada 4% akseptor.
  8. Jumlah kecil dari kolesterol dalam masing-masing pellets kurang kecil dari 2% kolesterol dalam satu butir telur ayam tidak mempunyai efek pada kadar kolesterol darah akseptor.
  9. Insersi pellets dilakukan pada bagian dalam lengan atas. Prosedur insersi seperi pada capronor, dan dapat dipakai dengan insersi yang sama.
  10. Daerah insersi disuntikkan dengan anestesi lokal lalu dibuat insisi 3 mm, pellets diletakkan kira-kira 3 cm dibawah kulit. Tidak diperlukan penjahitan luka insisi, cukup ditutup dengan verband saja. (Handayani, 2010)

 

3. Jenis Kontrasepsi yang Masih dipakai Sekarang:

a. Norplant

Terdiri dari 2 batang silastik lembut berongga dengan panjang kira-kira 3,4 mm, dan diameter 2,4 mm, yang berisi dengan 36 mg levonogestrel dan lama kerjanya 3 tahun.

b. Implanon

Terdiri dari 1 batang putih lentur dengan panjang kira-kira 40 mm dan diameter 2 mm, yang berisi 68 mg 3-keto-desogestrel dan lama kerjanya 3 tahun.

c. Jadena dan Indoplant

Terdiri dari 2 batang yang diisi dengan 75 mg levonogesterel dengan daya kerja 3 tahun. (Saifuddin, 2006)

Author: Wa Ode

Jangan pernah meremehkan diri sendiri. Bila kamu tak bahagia dengan hidupmu, perbaiki apa yang salah, dan TERUSLAH MELANGKAH.