Mengenal Jaringan-jaringan pada Tumbuhan


Mengenal Jaringan-jaringan pada Tumbuhan – dasar dari pendidikan biology adalah memahami jaringan di dalam anggota tubuh baik untuk hewan, tumbuhan, atau pun manusia. Beberapa bagian dari sel epitel kemudian bergabung dan membentuk jaringan epitel dan beberapa sel otot bergabung dan membantuk jaringan otot. Jika sel-sel tersebut bergabung menjadi satu, maka akan membentuk sebuah jaringan dan melakukan fungsi tertentu. Sel-sel epitel yang bergabung menjadi satu akan membentuk jaringan epitel, dimana sel-sel otot bergabung dan membentuk jaringan otot, demikian seterusnya pada sel-sel yang lain. Maka, jaringan adalah kumpulan dari beberapa sel yang sejenis dan juga memiliki fungsi yang sama.

Mengenal Jaringan-jaringan pada Tumbuhan

Lalu, sama kah jaringan antara hewan dengan tumbuhan? Perlu kita ketahui jika di dalam organ tumbuhan terdapat lima jaringan yang terdiri dari jaringan meristem, jaringan epidermis (jaringan pelindung), jaringan parenkim (jaringan dasar), jaringan penyokong, dan jaringan pengangkut. Berikut ini penjelasan dalam Mengenal Jaringan-jaringan pada Tumbuhan antara lain:

1. Jaringan Meristem atau jaringan tumbuh

Jaringan Meristem

Jaringan meristem ini berfungsi dalam melakukan pembelahan di dalam sel tubuh. Jaringan meristem sendiri terdiri atas sekelompok sel yang memiliki sifat selalu membela diri. Jaringan meristem pada tumbuhan terdapat pada titik tumbuh, ujung batang, kuncup, ujung akar, dan cambium pada tumbuhan.

2. Jaringan epidermis atau jaringan pelindung

Jaringan Epidermis

Jaringan epidermis ini terdiri dari lapisan sel hidup yang memiliki bentuk pipih dengan permukaan atas dan bawah sejajar dan sisanya tersusun tidak beraturan. Jaringan epidermis menutupi permukaan akar, batang, dan daun. Ada pun fungsi dari jaringan epidermis adalah untuk melindungi jaringan yang ada di dalamnya. Jaringan epidermis pada daun mengalami perubahan bentuk menjadi stomata. Selain itu, sel-sel epidermis pada daun biasanya membentuk lapisan lilin dan lapisan kutikula di atas permukaan selnya. Epidermis pada ujung akar membentuk rambut-rambut akar.

3. Jaringan parenkim atau jaringan dasar

Jaringan Parenkim

Jaringan parenkim tersusun dari sel-sel hidup yang memiliki dinding tipis. Jaringan parenkim tersebar di seluruh bagian tubuh pada tumbuhan.Pada daun terdapat dua macam jaringan parenkim, yaitu jaringan tiang atau jaringan palisade dan jaringan bunga karang atau jaringan spons. Sel-sel jaringan parenkim pada daun banyak yang mengandung plastida. Plastida berwarna hijau disebut kloroplas yang berperan dalam fotosintesis. Namun, Jaringan parenkim yang tidak mengandung kloroplas berfungsi sebagai tempat penyimpanan zat makanan.

4. Jaringan penyokong

Jaringa Penyokong

Jaringan penyokong memiliki fungsi untuk penunjang berdirinya tumbuhan. Jaringan penyokong terdiri dari dua bagian yaitu kolenkim dan sklerenkim. Umumnya, jaringan penyokong ini terdapat pada bagian batang tumbuhan.

5. Jaringan pengangkut

Jaringan ini terdiri dari jaringan xylem dan floem. Jaringan xilem berfungsi mengangkut air dan mineral-mineral dari akar ke daun. Jaringan floem berfungsi mengangkut zat makanan dari daun ke seluruh bagian tumbuhan.

 

  • Jaringan xylem

Jaringan xylem hanya dimiliki pada tumbuhan dan memiliki tipe sel utama antara lain adalah pembuluh xilem dan trakeid xilem. Trakeid terdiri dari sel-sel berdinding tebal dan mengandung zat kayu (lignin). Sel-sel trakeid memiliki dinding sel berpori. Melalui pori ini air dan zat-zat mineral mengalir dari trakeid satu ke trakeid lainnya.

  • Jaringan floem

Jaringan floem juga hanya dimiliki oleh tumbuhan. Jaringan floem memiliki tipe sel di antaranya sel pengiring atau tetangga dan pembuluh tapis. Pada Ujung dinding pembuluh tapis memiliki pori-pori, sehingga membentuk seperti ayakan. Melalui pori inilah sitoplasma saling berhubungan antara satu sel dengan sel lainnya.

Author: Wa Ode

Jangan pernah meremehkan diri sendiri. Bila kamu tak bahagia dengan hidupmu, perbaiki apa yang salah, dan TERUSLAH MELANGKAH.