Kebijakan Konservasi Bahan Galian

kebijakan konservasi bahan galian

Tahukah anda sudah mengetahui kebijakan konservasi bahan galian? Jika anda belum mengetahui nya anda tepat sekali mengunjungi jagoanilmu.net. Karena pada kesempatan kali ini akan mengulas tentang kebijakan konservasi bahan galian. Oleh karena itu marilah simak penjelasan yang ada dibawah berikut ini.

Pada hakekatnya, konservasi bahan galian merupakan upaya dalam perlindungan, perbaikan, juga penggunaan bahan galian secara bijaksana yang diharapkan dapat memberikan manfaat secara ekonomi dan sosial yang tinggi. Dengan kata lain, konservasi bahan galian ini haruslah dapat menjaga kelestarian fungsi lingkungan juga menjamin kesinambungan pembangunan bagi masyarakat sekitar.

Berdasarkan paradigma, program, dan strategi yang tepat untuk mendukung penerapan kaidah konservasi bahan galian, maka perlu menyusun kebijakan konservasi bahan galian sebagai cara antisipasi dalam pelaksanaan kegiatan pertambangan di Indonesia.

Walaupun begitu, kebijakan dalam konservasi bahan galian haruslah seimbang dan sejalan dengan misi pembangunan sektor pertambangan di Indonesia. Sehingga terdapat dua hal yang menjadi titik perhatian dalam kebijakan konservasi bahan galian ini yang di antaranya:

  • Pemanfaatan sumber daya dan cadangan bahan galian dilakukan secara optimal juga berwawasan lingkungan dan dapat memberikan dampak positif bagi kesejahterahan masyarakat;
  • Pengelolahan sumber daya dan cadangan yang mendorong peningkatan investasi dalam negeri dan penanaman modal asing di Indonesia.

Kedua poin tersebut telah diimplementasikan dalam kebijakan konservasi yang memerlukan strategi dasar yang berbeda-beda. Seperti halnya pada kebijakan konservasi bahan galian bagian barat berbeda dengan kebijakan konservasi bahan galian bagian Timur. Hal ini disesuaikan dengan karakter dari masing-masing wilayah tersebut.

Jika dikaitkan dengan peningkatan investasi dalam sektor pertambangan, maka kebijakan konservasi bahan galian ini diharapkan dapat mendorong pemanfaatan bahan galian yang memilki nilai tambah. Dan juga potensi pasar yang tinggi, juga industry pertambangan yang dapat melibatkan masyarakat sekitar atau masyarakat local.

Saat periode 2001 – 2003, Subdirektorat Konservasi telah menyusun konsep regulasi konservasi yaitu sebagai berikut:

  • Konsep rancangan peraturan pemerintah tentangt konservasi bahan galian
  • Konsep pedoman teknis tata cara penetapan dan pengawasan sumber daya dan cadangan bahan galian
  • Konsep pedoman teknis dan tata cara penetapan dan pengawasan sumber daya dan cadangan bahan galian
  • Konsep pedoman teknis tata cara pengawasan recovery penambangan dalam rangka konservasi bahan galian
  • Konsep kriteria dan tata cara penetapan bahan galian lain dan mineral ikutan
  • Konsep pedoman teknis pengawasan konservasi bahan galian pada pertambangan logam laterit

Demikian yang dapat Jagoan Ilmu bagikan, tentang kebijakan konservasi bahan galian. Sekian dan terima kasih telah mengunjungi Jagoan Ilmu, semoga bermanfaat dan sampai jumpa lagi di artikel pertambangan berikutnya.