jenis-jenis teknik sambungan pada logam 2

Jenis-Jenis Teknik Sambungan (Penyambungan) Pada Logam

Jagoan Ilmu, Jenis-Jenis Teknik Sambungan (Penyambungan) Pada Logam – Tahukah anda jenis-jenis teknik sambungan pada logam?, Jika anda belum mengetahui nya anda tepat sekali mengunjungi artikel ini. Karena pada kesempatan kali ini, kami akan mengulas tentang macam-macam teknik penyambungan pada logam. Oleh karena itu, marilah simak penjelasan mengenai jenis-jenis teknik sambungan pada logam secara lengkap yang ada dibawah berikut ini.

Makna sambungan yang dipahami dalam bidang pemesinan, tidak jauh berbeda dengan apa yang kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari, yaitu menghubungkan antara satu benda dengan lainnya. Sebagaimana yang diketahui, manusia tidak dapat memproduksi sesuatu dalam sekali kerja.

Hal ini tidak lain karena keterbatasan manusia dalam menjalani prosesnya. Makanya benda yang dibuat manusia umumnya terdiri dari berbagai komponen, yang dibuat melalui proses pengerjaan dan perlakuan yang berbeda. Sehinggauntuk dapat merangkainya menjadi sebuah benda utuh,dibutuhkanlah elemen penyambung.

Diliat dari fungsinya, elemen penyambung sudah pasti akan ikut mengalami pembebanan saat benda yang dirangkainya dikenai beban. Ukurannya yang lebih kecil dari elemen yang disambung mengakibatkan beban terkonsentrasi padanya. Efek konsentrasi beban inilah yang harus diantisipasi saat merancang sambungan, karena sudah tentu akan bersifat merusak.

Ada dua jenis sambungan yang dikenal secara umum :

1. Sambungan tetap (permanent joint)

Merupakan sambungan yang bersifat tetap, sehingga tidak dapat dilepas selamanya, kecuali dengan merusaknya terlebih dahulu.

Contohnya: Sambungan paku keling (rivet joint) dan sambungan las (welded joint).

2. Sambungan tidak tetap (semi permanent)

Merupakan sambungan yang bersifat sementara, sehingga masih dapat dibongkarpasang selagi masih dalam kondisi normal.

Contohnya: Sambungan mur-baut / ulir ( screwed joint ) dan sambungan pasak (keys joint).

1. Sambungan Tetap (Permanen)

Berikut jenis sambungan tetap atau permanent:

a. Sambungan Paku Keling (River Joint)

jenis-jenis teknik sambungan pada logam

Sambungan paku keling gunanya untuk sambungan pada plat dan profil-profil. Penggunaan utama sambungan keling adalah untuk menyambung konstruksi logam-logam ringan yang tidak dapat dilas seperti aluminium.

Baca juga  Mengenal tentang Teknik kontrol dan Pengaturan

Sambungan keling ada 3 jenis, yaitu:

  • Sambungan Keling Kuat, penggunaanya seperti pada kerangka bangunan jembatan.
  • Sambungan Keling Kuat dan Rapat, biasa dipakai pada tangki tekanan tinggi dan ketel uap.
  • Sambungan Keling Rapat, penggunaanya pada kelingan tangki zat cair dan bejana tekanan rendah.

Paku keling biasanya terbuat dari baja dengan tekstur agak liat seperti St34-St41, atau kadang-kadang juga menggunakan tembaga dan aluminium.

b. Sambungan Las (welded joint)

jenis-jenis teknik sambungan pada logam 2

Sambungan las adalah menggabungkan dua logan dengan cara dipanaskan sampai mencapai titik leleh. Sambungan las yang paling umum adalah dengan cara menambahkan bahan penyambung berupa kawat las. Namun ada juga yang tidak perlu menambahkan bahan penyambung lain.

Sistem sambungan las ini termasuk jenis sambungan tetap dimana pada konstruksi dan alat permesinan, sambungan las ini sangat banyak digunakan. Untuk menyambung baja bangunan kita mengenal 2 jenis las yaitu :

  • Las karbid (las otogen)
  • Las listrik (las lumer

c. Sambungan Lipat

jenis-jenis teknik sambungan pada logam 3

Sambungan lipat umumnya digunakan untuk menyambung dua buah plat dengan cara melipatnya seperti huruf S lalu dipukul sampai rapat.

Dengan begitu lipatan ini akan mengunci dua plat tersebut. Sambungan lipat yang bagus hasilnya

sangat rapat, bahkan air pun tidak akan bisa menembusnya.

d. Sambungan Susut

Sambungan susut adalah teknik sambungan dengan memanfaatkan sifat benda yang akan berubah ukurannya bila suhunya berubah. Sambungan susut ada dua macam, yaitu Sambungan menyusut panas dan sambungan menyusut dingin.

  • Sambungan Menyusut Panas
jenis-jenis teknik sambungan pada logam 4

Misalnya ada sebuah gelang besi yang harus diikatkan pada sebuah poros dengan menggunakan sambungan menyusut panas, maka kita harus membuat lubang gelang tersebut lebih kecil dari ukuran poros. Setelah gelang besi tersebut dipanaskan, otomatis lubang akan membesar karena memuai. Dalam keadaan panas tersebut gelang dipasangkan pada poros. Setelah suhu gelang dingin maka ukurannya akan menyusut dan mengikat poros.

  • Sambungan Menyusut Dingin
jenis-jenis teknik sambungan pada logam 5

Sambungan menyusut dingin adalah kebalikannya dari sambungan menyusut panas. Yaitu dimana ukuran poros dibuat lebih besar dari gelang, dan poros tersebut didinginkan hingga ukurannya menyusut. Setelah menyusut, poros tersebut dipasangkan dengan gelang. Setelah suhu normal maka ukuran poros akan kembali seperti semula dan menjadi terikat dengan gelang.

Baca juga  Apakah Itu Metalurgi Fisik?

e. Sambungan Tekan

Sambungan Tekan adalah teknik sambungan pada 2 buah objek dengan cara ditekan paksa pada suhu normal sampai menyatu. Sambungan ini populer dengan sebutan sambungan pres, dimana biasanya ditekan menggunakan bantuan tenaga hidrolik. Teknik sambungan ini sangan mudah dan cepat dilakukan, sehingga banyak digunakan dalam dunia permesinan.

Karena proses penyambungan dilakukan pada suhu normal, maka sifat dari bahan tersebut tidak berubah. Perubahan sifat bahan ini kadang bisa menyebabkan benda rusak dan kualitasnya menurun.

2. Sambungan Tidak Tetap (Semi Permanent)

Berikut jenis sambungan dapat dilepas atau semi-permanent:

a. Sambungan Baut

jenis-jenis teknik sambungan pada logam 6

Sambungan dengan baut adalah menyambung beberapa bagian dan kedua

bagian yang akan disatukan akan dilubangi lalu dimasukan baut. Penyambungan dengan baut adalah yang paling banyak digunakan karena praktis, kuat, mudah dipasang, mudah dilepas, dan tidak perlu alah khusus. Sumber kekuatan pada baut berada pada ulirnya.

Ulir baut secara garis besar dibagi menjadi dua jenis, yaitu Ulir Metrik dan Ulir Withworth. Walaupun masih ada jenis ulir lain, seperti ulir trapesium, namun fungsinya bukan digunakan untuk mengikat atau menyambung.

b. Sambungan Pasak

jenis-jenis teknik sambungan pada logam 7

Pasak pada sambungan pasak berfungsi untuk membuat antara bagian satu dengan bagian tertentu berada dalam posisi tetap. Sedangkan posis yang dimaksud dapat berbeda-beda tergantung dengan fungsi dari komponen tersebut. Pasak yang dipakai pun juga berbeda-beda.

  • Pasak Jaminan, digunakan untuk menjaga supaya bagian yang satu dengan yang lain tidak bergeser dalam arah tertentu.
  • Pasak Pengikat, digunakan untuk menyambung bagian satu dengan yang lainnya.
  • Pasak Penyetel, digunakan untuk memindahkan bagian yang satu dengan yang lainnya.

Sambungan pasak ini juga biasa disebut dengan sambungan pen.

Baca juga Cara Mengelas Plat Besi Tipis Agar Tidak Bolong Dengan Las Listrik

Penutup

Demikian yang dapat Jagoan Ilmu bagikan, tentang Jenis-Jenis Teknik Sambungan (Penyambungan) Pada Logam dalam dunia permesinan. Sekian dan terima kasih telah mengunjungi jagoanilmu.net, semoga bermanfaat dan sampai jumpa lagi di artikel las berikutnya.