11 Jenis-Jenis Barang Tambang Di Indonesia dan Pemanfaatannya

11 Jenis-Jenis Barang Tambang Di Indonesia dan Pemanfaatannya – Tahukah anda dengan Jenis-Jenis Barang Tambang Di Indonesia? Jika anda belum mengetahui nya anda tepat sekali mengunjungi jagoanilmunet. Karena pada kesempatan kali ini akan mengulas tentang jenis barang tambang yang ada di Indonesia beserta pemanfaatannya, contoh barang tambang industri. Oleh karena itu marilah simak penjelasan yang ada dibawah berikut ini.

Jenis-Jenis Barang Tambang di Indonesia Beserta Pemanfaatannya

Negara Indonesia merupakan negara yang sangat besar. Tidak hanya besar dalam wilayah saja, namun juga sumber daya alam yang dimiliki Indonesia. Indonesia merupakan negara yang kaya raya dan mempunyai banyak sekali sumber daya alam, baik sumber daya alam yang dapat diperbaharui maupun yang tidak dapat diperbaharui. Sumber daya alam yang dapat diperbaharui merupakan sumber daya alam alami, seperti air, angin, cahaya matahari, udara dan lain sebagainya.

Sementara sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui lebih didominasi oleh barang- barang tambang. Barang tambang yang ada di Indonesia pun banyak sekali. Indonesia kaya akan barang tambang dan mempunyai banyak sumber. Beberapa barang tambang yang dimiliki oleh Indonesia antara lain minyak bumi, batu bara, timah, nikel, emas, intan, dan lain sebagainya. Sumber- sumber barang tambang ini sekaligus menjadi sumber kekayaan bangsa Indonesia.

Tidak hanya Indonesia yang mempunyai banyak barang tambang, namun negara- negara lain di dunia juga mempunyai sumber barang tambang. Barang tambang yang ada di Bumi ini jenisnya ada bermacam- macam. Beberapa jenis barang tambang yang ada di Indonesia antara lain adalah sebagai berikut:

1. Minyak Bumi

Salah satu pertambangan utama di Indonesia adalah minyak bumi. Minyak bumi berasal dari fosil berbagai material organik purbakala yang oleh proses geokimia berubah bentuk menjadi minyak.

Pemanfaatan minyak bumi seperti untuk bahan bakar kendaraan, keperluan rumah tangga, pembangkit listrik, bahan baku industri, dan lain-lain. Karena perannya yang cukup vital maka perubahan harga minyak bumi sangat berdampak pada kestabilan ekonomi.

Di Indonesia minyak bumi ditambang di banyak daerah. Di pulau Sumatra terdapat tambang di daerah Aceh, Riau, dan Muara Enim. Di pulau Jawa pertambangan minyak bumi dilakukan di Wonokromo (Surabaya), Cepu (Cilacap), dan Majalengka (Jatibarang). Di Kalimantan terdapat tambang minyak bumi di Tarakan, Amuntai dan sungai Mahakam. Begitu juga di kepulauan Maluku dan Papua. Selain di daratan, pertambangan Minyak Bumi juga terdapat di area lepas pantai.

Jenis-Jenis Barang Tambang

Sumber: fastnlow.net

2. Batu Bara

Batu bara terbentuk dari sisa-sisa tumbuhan zaman purba yang akhirnya terpendam dan mengendap di dalam lapisan tanah hingga jutaan tahun lamanya, yang kemudian mendapat tekanan dan suhu yang terus meningkat sehingga terbentuklah batu baru.

Batu bara memiliki beberapa kategori berdasar unsur karbon yang dikandung di dalamnya. Semakin tinggi tingkat karbon maka akan semakin hitam warna batu bara. Berdasar itu batu bara memiliki jenis Antrasit (kadar karbon 86-98%), Bituminus (kadar karbon 68-86%), Sub-bituminus (sedikit kandungan karbon dan banyak kandungan air), Lignit (kadar karbon 35-75%, memiliki warna coklat dan dikenal lunak dan ringan), Gambut (berpori-pori dengan kadar air hingga 75%).

Sepanjang sejarah, manusia telah lama memanfaatkan batu bara sebagai sumber energi, terutama dibakar untuk memproduksi energi listrik dan panas. Untuk kebutuhan industri, batu baru juga sering digunakan dalam membantu proses pemurniaan logam. Hingga saat ini, batu baru merupakan bahan utama yang dipakai untuk menghasilkan listrik di seluruh dunia, sebagian besar pembangkit listrik di dunia masih menggunakan batu bara sebagai bahan baku energinya. Oleh karena itu, batu baru merupakan penghasil nomor satu karbondioksida yang dilepaskan ke atmosfir bumi yang disebabkan oleh aktifitas manusia.

Selain itu proses pengambilan atau penambangan batu bara dari perut bumi memerlukan energi yang besar dan juga menghasilkan berbagai produk sampingan. Aktifitas ini sangat erat kaitannya dengan dampak negatif terhadap lingkungan, kesehatan, dan perubahan iklim.

Di Indonesia, kandungan cadangan batu bara terbesar berada di Kalimantan Timur dan Selatan, juga di Sumatra Selatan. Menurut sumber data oleh BP Statistical Review of World Energy, pada tahun 2016 Indonesia merupakan negera penghasil batu baru terbesar ke-5 di dunia.

Jenis-Jenis Barang Tambang

Sumber: www.koran-jakarta.com

3. Timah

Timah adalah salah satu bahan tambang yang sangat penting. Timah jika sudah diolah dapat digunakan sebagai kaleng makanan, pelapis besi agar tidak berkarat dan dalam bentuk lembaran timah digunakan sebagai pembungkus permen, coklat hingga rokok. Sekarang, timah merupakan salah satu bahan terpenting yang dimanfaatkan untuk memproduksi alat-alat elektronik seperti smartphone, komputer, TV, dan sebagainya.

Timah terdapat pada batuan-batuan granit dan masih berbentuk serpihan kecil. Dalam pengolahannya timah akan dipisahkan dari batuan granit untuk mendapatkan konsentrasi tinggi hingga akhirnya diolah menjadi biji timah dan menjadi timah produksi yang dipakai dalam skala yang lebih besar.

Indonesia mempunya cadangan timah terbesar nomor 4 di dunia setelah Cina, Malaysia, dan Peru. Selain mempunya cadangan timah terbesar, Indonesia juga merupakan negara terbesar kedua pengekspor timah. Kepulaun Bangka dan Belitung merupakan daerah penghasil timah terbesar di Indonesia. Sekitar 90 persen timah yang dihasilkan oleh Indonesia berasal dari Kepulaun Bangka dan Belitung.

Jenis-Jenis Barang Tambang

Sumber: cnnindonesia.com

4. Bijih Besi

Bijih besi berupa batu atau mineral (pasir) yang mana melalui proses ekstrasi dapat dihasilkannya logam besi. Logam besi kemudian dapat digunakan sebagai bahan baku logam utama baja. Baja sendiri, karena sifatnya yang kuat dan ekonomis seringkali dimanfaatkan untuk komponen utama bangunan, infrastruktur, peralatan, mobil, kapal, mesin, alat-alat rumah tangga, hingga senjata.

Barang-barang dari besi yang ada di rumah kita pada awalnya terbuat dari biji-biji besi kecil yang akhirnya diolah menjadi bongkahan besi dan dicetak sesuai dengan kebutuhan. Tambang bijih besi di Indonesia banyak terdapat di daerah Cilacap, Lampung, dan Pulau-pulau kecil sekitar Kalimantan seperti Derawan, dan Sebuku. Pengolahan biji besi di Indonesia dilakukan oleh PT Krakatau Steel yang terletak di Cilegon.

Jenis-Jenis Barang Tambang

sumber: economy.okezone.com

5. Emas

Emas adalah salah satu logam yang tergolong logam mulai karena sifatnya yang tahan korosi (berkarat) dan beroksidasi. Emas juga merupakan logam berhargakarena memiliki nilai komoditas dan nilai dagang yang relatif tinggi. Dalam sejarah peradaban manusia, emas digunakan sebagai salah satu mata uang atau alat tukar. Oleh karena itu, emas merupakan salah satu jenis bahan tambang utama di dunia. Meskipun dewasa ini banyak negara di dunia yang tidak lagi menggunakan emas dalam sistem keuangannya, emas masih memiliki nilai dagang yang tinggi karena masih banyak digunakan untuk berbagai macam perhiasan dan juga beberapa industri lainnya.

Di provinsi Papua. dekat dengan Puncak Jaya gunung Jayawijaya, terdapat sebuah area penambangan yang bernama Tambang Grasberg. Tambang ini merupakan tambang emas terbesar di dunia. Tambang Grasberg dikelola oleh PT Freeport Indonesia yang 90.64% sahamnya dimiliki oleh perusahaan Freeport-McMoRan yang berbasis di Amerika Serikat, sedangkat sisa 9.36% sahamnya dimiliki oleh pemerintah Indonesia.

Jenis-Jenis Barang Tambang

6. Tembaga

Tembaga adalah salah satu jenis logam dengan simbol unsur kimia Cu (Cuprum). Tembaga murni berwarna jingga kemerah-merahan. Tembaga banyak dipakai sebagai konduktor tenaga listrik dan panas, bahan bangunan, dan juga sebagai komponen dari beberapa jenis logam paduan/campuran, misalnya untuk logam paduan perhiasan berbahan perak sterling, untuk pembuatan koin, dan sebagainya.

Tembaga adalah salah satu dari sedikit jenis logam yang secara alami dapat langsung dimanfaatkan dari alam tanpa harus dilakukan proses pemurnian (ekstraksi). Karena itu, tembaga telah digunakan oleh manusia sejak dahulu kala, sejak awal-awal mulai berkembangnya peradaban manusia. Ketika mengalami proses oksidasi dan menjadi berkarat, permukaan tembaga akan berubah warna menjadi hijau. Hal ini dapat dengan mudah kita perhatikan pada bangunan-bangunan tua khas bangsa Barat yang beratapkan tembaga, begitu juga dengan patung-patung tua berbahan tembaga (contoh: Patung Liberty yang berada di Amerika Serikat).

Di Indonesia pertambangan tembaga banyak terdapat di daerah Papua yang pengolahannya dilakukan juga oleh PT Freeport.

Jenis-Jenis Barang Tambang

7. Intan

Intan hampir bersaudara dengan emas dan perak, namun intan lebih dikenal sebagai bahan yang sering diolah sebagai perhiasan. Selain perhiasan, jenis barang tambang di Indonesia ini juga diubah menjadi mata bor suatu mesin karena sifatnya yang sangat keras. Intan merupakan barang tambang yang sangat indah sehingga mempunyai nilai jual yang tiggi pula. Indonesia merupakan negara yang sangat dikenal dengan hasil intannya. Intan dapat diperoleh dengan menggali tanah, lalu tanah dilimbang dengan air hingga ditemukannya biji intan.

Tambang intan yang ada di Indonesia ini sebagian besar berada di wilayah pulau Kalimantan. Bahkan di Kalimantan sendiri terdapat tempat pengasahan intan yang sangat terkenal, yakni di Martapura. Martapura lebih tepatnya berada di Kalimantan Selatan. Selain di Martapura, ada lagi tempat pengasahan intan yakni di wilayah Kalimantan Barat dan juga Kalimantan Tengah.

Jenis-Jenis Barang Tambang

sumber: www.orori.com

8. Nikel

Satu lagi jenis barang tambang yang juga sangat penting keberadaannya. Ialah nikel. Nikel juga seringkali kita degar apabila sedang menyimak pelajaran ilmu pengetahuan di sekolah, khususnya sebaga barang tambang yang dihasilkan di Indonesia. Nikel sebenarnya merupakan logam yang dalam penggunaannya banyak dicampurkan dengan besi agar menjadi tahan karat dan juga menjadi baja.

Apabila nikel dicampur dengan tembaga, maka akan menciptakan sebuah kuningan dan juga perunggu. Nikel juga berperan dalam perekonomian Indonesia. Nikel juga merupakan salah satu bahan untuk membuat mata uang logam. Indonesia mempunyai daerah penghasil nikel yang sangat besar. Daerah penghasil nikel terbesar di Indonesia adalah di Soroako daerah Sulawesi selatan dan juga di Pomala, Sulawesi tenggara.

Jenis-Jenis Barang Tambang

sumber: https://www.youtube.com/watch?v=0CeqLGtMMLs

9. Aspal

Jenis barang tambang yang selanjutnya adalah aspal. Aspal merupakan barang tambang yang banyak digunakan sebagai bahan pengecoran jalan. Aspal merupakan barang tambang yang sangat penting karena keberadaannya mencerminkan fasilitas transportasi negara. Aspal menjadikan jalan yang pada mulanya jelek, rusak, buruk menjadi jalan yang halus dan mudah untuk dilewati kendaraan, sehingga akan memperlancar transportasi dan menghindarkan kendaraan dari kemacetan.

Tambang aspal juga ditemukan di wilayah Indonesia, khususnya di Pulau Buton di Sulawesi Tenggara. Selain disitu, tambang aspa juga dihasilkan oleh Permigan Wonokromo di Jawa Timur yang mana merupakan hasil olahan dari jenis minyak bumi.

Jenis-Jenis Barang Tambang

sumber: lefthandengineering.blogspot.com

10. Perak

Jenis tambang yang selanjutnya adalah perak. Perak merupakan saudara dari emas, sama- sama logam mulia. Perak juga seringkali disebut sebagai emas putih. Perak mempunyai warna putih, tidak seperti emas yang berwarna kuning. Namun kesamaan dari keduanya adalah sama- sama berkilau. Apabila emas sering dijadikan sebagai lambang kekayaan yang berwujud batangan, namun tidak berlaku pada perak.

Jenis barang tambang di Indonesia ini sering digunakan sebagai bahan baku membuat perhiasan. Indonesia juga kaya akan tambang perak. Beberapa tambang perak yang ada di Indonesia antara lain di bengkalis (Sumatera), Bolaang Mongondow di Sulawesi Utara, Cikotok di Jawa Barat, Meuleaboh di Aceh, dan Rejang Lebong di Bengkulu.

Jenis-Jenis Barang Tambang

11. Gipsum

Gipsum, ternyata merupakan barang tambang yang sangat berperan penting bagi kehidupan manusia. Jenis barang tambang di Indonesia ini banyak sekali kegunaannya, seperti digunakan pada industri keramik. Jika kita melihat model bangunan jaman sekang, dimana tiang- tiangnya besar dan penuh dengan ukiran (padahal bukan katu), maka kemungkinan tiang itu menggunakan gips yang sudah diukir sebelumnya.

Tidak hanya tiang saja, namun juga hiasan yang berada di atap- atap rumah mewah, biasanya itu juga menggunakan ukiran dari gipsum yang kemudian diberi warna yang sesuai dengan kemauan atau selera masing- masing. Gips merupakan barang tambang yang mana tambangnya ada di Indonesia. Beberapa tambang gips atau gipsum yang ada di Indonesia terletak di daerah Cirebon, Rembang, Kalianget, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selaan dan juga Sulawesi utara.

Jenis-Jenis Barang Tambang

sumber: doubleuniverse.wordpress.com

Penutup

Demikian yang dapat Jagoan Ilmu bagikan, tentang jenis barang tambang di Indonesia dan pemanfaatannya, dimana barang tambang  merupakan bahan baku yang bersifat sangat penting. Barang tambang dibutuhkan oleh semua manusia, meski terkadang kita tidak menyadari seberapa besar kebutuhan kita terhadap barang tambang. Sekian dan terima kasih telah mengunjungi jagoanilmu.net, semoga bermanfaat dan sampai jumpa lagi di artikel pertambangan berikutnya.

Sumber:

  • http://kitacerdas.com/jenis-jenis-barang-tambang-di-indonesia/
  • https://ilmugeografi.com/ilmu-bumi/jenis-jenis-barang-tambang