Geopolitik: Pengertian, Latar Belakang, Tujuan dan Konsep Dasar

Geopolitik

Geopolitik merupakan suatu studi yang mengkaji beberapa masalah Geografi dari sejarahnya dan ilmu sosialnya yang berhubungan dengan politik internasional maupun nasional. Geopolitik memiliki cakupan multidisipliner, dan meliputi segala aspek ilmu sosial dengan penekanan tertentu terhadap geografi politik, hubungan internasional, aspek teritorial ilmu politik, dan hukum internasional seperti dilansir wikipedia.

Selain itu, studi geopolitik meliputi studi hubungan bersama antara kepentingan aktor politik internasional, kepentingan yang terfokus pada wilayah, ruang, elemen geografis, hubungan yang menciptakan sistem geopolitik.

Pengertian Geopolitik Menurut Para Ahli

Adapun beberapa pengertian dari Geografi Politik berdasarkan para ahli sebagai berikut:

  • Dari bahasa Belanda, bahwa politik adalah politiek, sedangkan dari bahasa Inggris adalah politics. Masing-masing istilah tersebut berasal dari bahasa Yunani yaitu politika yang memiliki arti yaitu berhubungan dengan Negara yang memiliki akar yaitu warga dan kota atau wilayah.
  • Sedangkan Aristoteles (384 – 322) SM yang merupakan orang pertama memperkenalkan politik ketika ia sedang melakukan pengamatan terhadap pola laku manusia. Sehingga ia dapat menjelaskan bahwa hakikat dalam kehidupan bersosial atau kehidupan sosial merupakan suatu interaksi antara dua individu atau lebih yang memiliki hubungan erat dengan politik. Politik sendiri telah dianggap Aristoteles adalah sesuatu yang sangat alami dan tidak dapat dihindari. Seperti halnya, seseorang yang berusaha semaksimal mungkin untuk mempengaruhi orang lain. Itulah sifat dasar alami manusia mengenai politik.
  • Roger F. Soltau sendiri juga beranggapan dalam bukunya yaitu Introduction to Politics. Dalam buku tersebut, Roger menjelaskan bahwa ilmu politik ini merupakan suatu ilmu yang mempelajari Negara, tujuan dan lembaga yang ada di dalam Negara. Selain itu juga mengkaji hubungan antar Negara dengan warga Negara maupun negaranya.

Awalnya, Geopolitik ini merupakan ilmu bumi politik yang mengkaji tentang politik dalam suatu Negara yang mengalami perkembangan hingga menjadi legitimasi Hukum Ekspansi pada suatu Negara. Seperti halnya beberapa ahli pun mencanangkan beberapa teorinya yaitu:

1. Friedrich ratzel (1844 – 1904)

Teori Ruang: bangsa yang berbudaya tinggi terhadap ruang hidup yang semakin meluas karena adanya kebutuhan yang semakin meningkat juga sumber daya yang ikut semakin tinggi pula.

2. Rudolf Kjellen (1864 – 1922)

Teori Kekuatan: Negara merupakan satuan politik yang secara keseluruhan juga sebagian satuan biologis yang memiliki intelektualitas. Dengan begitu, ia mampu mengeksploitasi Negara ‘primitif’ agar dapat ber-swasembada suatu bangsa atau warganya.

Latar Belakang Geopolitik

  1. Falsafah Pancasila

Nilai-nilai pancasila mendasari pengembangan wawasan nasional. Nilai-nilai tersebut adalah:

  • Penerapan Hak Asasi Manusia (HAM), seperti memberi kesempatan menjalankan ibadah sesuai dengan agama masing- masing.
  • Mengutamakan kepentingan masyarakat daripada individu dan golongan.
  • Pengambilan keputusan berdasarkan musyawarah untuk mufakat.

2. Aspek Kewilayahan Nusantara

Pengaruh geografi merupakan suatu fenomena yang perlu diperhitungkan, karena Indonesia kaya akan aneka Sumber Daya Alam (SDA) dan suku bangsa.

Aspek Sosial Budaya
Indonesia terdiri atas ratusan suku bangsa yang masing – masing memiliki adat istiadat, bahasa, agama, dan kepercayaan yang berbeda – beda, sehingga tata kehidupan nasional yang berhubungan dengan interaksi antargolongan mengandung potensi konflik yang besar.

3. Aspek Kesejarahan

Negara Kesatuan Republik Indonesia merupakan wawasan nasional Indonesia yang diwarnai oleh pengalaman sejarah yang tidak menghendaki terulangnya perpecahan dalam lingkungan bangsa dan negara Indonesia.Hal ini dikarenakan kemerdekaan yang telah diraih oleh bangsa Indonesia merupakan hasil dari semangat persatuan dan kesatuan yang sangat tinggi bangsa Indonesia sendiri.Jadi, semangat ini harus tetap dipertahankan untuk persatuan bangsa dan menjaga wilayah kesatuan Indonesia.

Tujuan Geopolitik

Tujuan geopolitik atau biasa disebut dengan wawasan nusantara terdiri dari dua, yakni:

  • Tujuan nasional, dapat dilihat dalam Pembukaan UUD 1945, dijelaskan bahwa tujuan kemerdekaan Indonesia adalah “untuk melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk mewujudkan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan perdamaian abadi dan keadilan sosial”.
  • Tujuan ke dalam adalah mewujudkan kesatuan segenap aspek kehidupan baik alamiah maupun sosial, maka dapat disimpulkan bahwa tujuan bangsa Indonesia adalah menjunjung tinggi kepentingan nasional, serta kepentingan kawasan untuk menyelenggarakan dan membina kesejahteraan, kedamaian dan budi luhur serta martabat manusia di seluruh dunia.

Konsep Dasar Geopolitik Indonesia

Implementasi wawasan nusantara bertujuan untuk menerapkan wawasan nusantara dalam kehidupan sehari-hari yang mencakup bidang politik, ekonomi, sosial, budaya, serta pertahanan nasional.

1. Implementasi dalam Kehidupan Politik

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam mengimplementasikan wawasan nusantara, yaitu:

  • Pelaksanaan kehidupan politik yang diatur dalam undang – undang, seperti UU Partai Politik, UU Pemilihan Umum, dan UU Pemilihan Presiden. Pelaksanaan undang-undang tersebut harus sesuai hukum dan mementingkan persatuan bangsa. Contohnya seperti dalam pemilihan presiden, anggota DPR, dan kepala daerah harus menjalankan prinsip demokratis dan keadilan, sehingga tidak menghancurkan persatuan dan kesatuan bangsa.
  • Pelaksanaan kehidupan bermasyarakat dan bernegara di Indonesia harus sesuai denga hukum yang berlaku. Seluruh bangsa Indonesia harus mempunyai dasar hukum yang sama bagi setiap warga negara, tanpa pengecualian. Di Indonesia terdapat banyak produk hukum yang dapat diterbitkan oleh provinsi dan kabupaten dalam bentuk peraturan daerah (perda) yang tidak bertentangan dengan hukum yang berlaku secara nasional.
  • Mengembagkan sikap hak asasi manusia dan sikap pluralisme untuk mempersatukan berbagai suku, agama, dan bahasa yamg berbeda, sehingga menumbuhkan sikap toleransi.
  • Memperkuat komitmen politik terhadap partai politik dan lembaga pemerintahan untuk menigkatkan semangat kebangsaan dan kesatuan.
  • Meningkatkan peran Indonesia dalam kancah internasional dan memperkuat korps diplomatik ebagai upaya penjagaan wilayah Indonesia terutama pulau-pulau terluar dan pulau kosong.

2. Implementasi dalam Kehidupan Ekonomi

  • Wilayah nusantara mempunyai potensi ekonomi yang tinggi, seperti posisi khatulistiwa, wilayah laut yang luas, hutan tropis yang besar, hasil tambang dan minyak yang besar, serta memeliki penduduk dalam jumlah cukup besar. Oleh karena itu, implementasi dalam kehidupan ekonomi harus berorientasi pada sektor pemerintahan, pertanian, dan perindustrian.
  • Pembangunan ekonomi harus memperhatikan keadilan dan keseimbangan antardaerah. Oleh sebab itu, dengan adanya otonomi daerah dapat menciptakan upaya dalam keadilan ekonomi.
  • Pembangunan ekonomi harus melibatkan partisipasi rakyat, seperti dengan memberikan fasilitas kredit mikro dalam pengembangan usaha kecil.

3. Implementasi dalam Kehidupan Sosial

  • Mengembangkan kehidupan bangsa yang serasi antara masyarakat yang berbeda, dari segi budaya, status sosial, maupun daerah.  Contohnya dengan pemerataan pendidikan di semua daerah dan program wajib belajar harus diprioritaskan bagi daerah tertinggal.
  • Pengembangan budaya Indonesia, untuk melestarikan kekayaan Indonesia, serta dapat dijadikan kegiatan pariwisata yang memberikan sumber pendapatan nasional maupun daerah. Contohnya dengan pelestarian budaya, pengembangan museum, dan cagar budaya.

4. Implementasi dalam Kehidupan Pertahanan dan Keamanan

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam kehidupan pertahanan dan keamanan, yaitu :

  • Kegiatan pembangunan pertahanan dan keamanan harus memberikan kesempatan kepada setiap warga negara untuk berperan aktif, karena kegiatan tersebut merupakan kewajiban setiap warga negara, seperti memelihara lingkungan tempat tinggal, meningkatkan kemampuan disiplin, melaporkan hal-hal yang menganggu keamanan kepada aparat dan belajar kemiliteran.
  • Membangun rasa persatuan, sehingga ancaman suatu daerah atau pulau juga menjadi ancaman bagi daerah lain. Rasa persatuan ini dapat diciptakan dengan membangun solidaritas dan hubungan erat antara warga negara yang berbeda daerah dengan kekuatan keamanan.
  • Membangun TNI yang profesional serta menyediakan sarana dan prasarana yang memadai bagi kegiatan pengamanan wilayah Indonesia, terutama pulau dan wilayah terluar Indonesia.

Penutup

Itulah sekilas informasi mengenai Geopolitik yang mungkin bisa bermanfaat untuk kalian. Intinya Geopolitik ini merupakan suatu ilmu kajian tentang bumi yang berhubungan dengan kebijakan-kebijakan suatu Negara yang sudah ditentukan.

 

Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Geopolitik_di_Indonesia