Faktor Geografis dan Non Geografis Persebaran Ras di Dunia

By | September 5, 2017
Faktor Geografis dan Non Geografis Persebaran Ras di Dunia

Faktor Geografis dan Non Geografis Persebaran Ras – Ras adalah kategori untuk sekelompok individu/manusia yang secara turun-temurun memiliki ciri fisik dan ciri biologis yang sama. Dalam klasifikasi mahluk hidup, sekelompok manusia merupakan satu spesies, yaitu homo sapiens. Kelompok manusia yang satu spesies tersebut secara biologis dapat diklasifikasikan kedalam beberapa kelompok yang lebih kecil (genus), inilah yang disebut ras.

Berdasarkan ciri-ciri biologis Menurut Dunn dan Dobzhansky, A. L. Kroeber membagi klasifikasi ras manusia di dunia kedalam 5 bagian umum, sebagai berikut :

1) Ras Kaukasoid

Ras Kaukasoid adalah penduduk asli wilayah Eropa, sebagian Asia dan Afrika. Ras ini dibagi lagi menjadi subras, antara lain :

  • Nordic (Eropa Utara, sekitar Laut Baltik)
  • Alpine (Eropa Tengah dan Eropa Timur)
  • Mediteranian (sekitar Laut Tengah, Afrika Utara, Armenia, Arab dan Iran)
  • Indic (Pakistan, India, Banglades, dan Srilangka).

 

2) Ras Mongoloid

Ras Mongoloid yaitu penduduk asli wilayah Asia, dan Amerika, Ras ini dibagi lagi menjadi subras, antara lain :

  • Asiatik Mongoloid (Asia Utara, Asia Tengah, Asia Timur);
  • Malayan Mongoloid (Asia Tenggara, Asia Timur, dan Asia Tengah);
  • American Mongoloid (Penduduk Asli Amerika). Nama ras Mongoloid diambil dari nama negara Mongolia dan diberikan oleh orang Eropa karena kontak mereka dengan anggota ras ini terutama berkaitan.

 

3) Ras Negroid

Ras Negroid adalah penduduk asli wilayah Afrika dan sebagian wilayah Asia, Ras ini dibagi lagi menjadi subras, antara lain :

  • Afrikan Negroid (Benua Afrika)
  • Negrito (Afrika Tengah, Semenanjung Malaya yang di kenal dengan orang Semang, Filipina )
  • Melanesia (Papua, Melanesia).

 

4) Ras Australoid

Ras Australoid adalah nama ras manusia yang tinggal di bagian selatan India, Sri Lanka, beberapa kelompok di Asia Tenggara, Papua, kepulauan Melanesia dan Australia.
Untuk kelompok di Asia Tenggara, orang Asli di Malaysia dan orang Negrito di Filipina termasuk ras ini.

Ciri khas utama ras ini ialah bahwa mereka berambut keriting hitam dan berkulit hitam. Namun beberapa anggota ras ini di Australia berambut pirang dan rambutnya tidaklah keriting melainkan lurus. Selain itu beberapa orang Asli di Malaysia kulitnya juga tidak selalu hitam dan bahkan menjurus putih.

Suku yang termasuk dalam ras Australoid :

  1. Suku Aborigin Australia
  2. Orang Asli
  3. Negrito
  4. Dravida
  5. Suku Veddah.

 

Ras-Ras Khusus

Ras-ras khusus merupakan ras yang tidak dapat diklasifikasikan dalam keempat ras diatas, ras khusus ini antara lain :

  • Bushman (penduduk asli Gurun Kalahari-Afrika Selatan)
  • Weddoid (penduduk asli pedalaman Srilangka, dan Sulawesi Selatan)
  • Australoid (suku Aborigin-Penduduk asli Australia)
  • Polynesia (Kepulauan Mikronesia dan Polynesia)
  •  Ainu (penduduk asli Pulau Karafuto dan Hokkaido-Jepang).

Dari warna kulit, kita orang Indonesia di kenal sebagai penduduk yang memiliki warna kulit sawo matang. Sebenarnya berdasar warna kulit, penduduk Indonesia dapat di rinci dalam beberapa bagian, yaitu :

  • Papua Melanozoid
  • Negroid
  • Weddoid
  •  Melayu Mongoloid .

Adapun faktor-faktor pembentuk ras    :

  • Mutasi
  • Seleksi
  • Adaptasi
  •  Isolasi
  • Migrasi.

 

Pengaruh, Penghalang, dan Isolasi Geografi terhadap Persebaran Ras

 

Pengaruh Geografi Terhadap Ras

Geografi memberikan pengaruh yang penting terhadap seluk-beluk persebaran makhluk hidup (tumbuhan, hewan, dan manusia). Boyd, dalam bukunya menjelaskan bahwa pengaruh geografi terhadap persebaran ras manusia melalui 3 cara, yaitu :

  • Pengaruh dari penghalang geografis (geographical barriers), seperti deretan pegunungan, samudera, kawasan gurun dan wilayah kutub.
  • Pengaruh geografis secara tidak langsung melalui berkerjanya iklim. Iklim berpengaruh terhadap proses evolusi manusia di kawasan tertentu.
  • Pengaruh geografis melalui unsur-unsur kimiawi yanag dominan dalam tanah, dan adanya berbagai variasi lahan.

 

Penghalang dan Isolasi Geografi terhadap Persebaran Ras

1. Penghalang Geografis (geographical barriers)

  • Jika penghalangnya berupa perairan yang luas, maka titik penembus untuk memasuki wilayah diseberangnya tidak teratur/acakan/sulit sekali. Maka dapat dilakukan pendaratan dilokasi-lokasi yang aman, misalnya : teluk, pelabuhan, dsb. Pada umumnya orang cenderung menyukai pendaratan yang tempatnya tidak jauh dari tempat pemberangkatan.
  • Jika barriernya berupa pegunungan, maka tempat penerobosan masuknya lewat suatu lembah atau sela dari pegunungan tersebut.
  • Jika barriernya berupa gurun, maka lokasi penembusnya dipilih didekat persediaan air/jalan yang dilalui kafilah.


2. Pengaruh Iklim

  • Hukum Bergman, menyatakan bahwa semakin panasnya wilayah geografisnya maka semakin kecil bentuk ras-ras dari suatu spesies, sebaliknya diwilayah geografis yang lebih dingin ras-ras yang ada lebih besar ukuran tubuhnya.
  • Hukum Allen, menyatakan bahwa adanya korelasi positif antara panjang anggota badan dengan suhu wilayah. Sedangkan berdasarkan
  • Hukum Gloger, hadirnya melanin diwilayah beriklim panas adalah yang terbesar. Adapun phaemelanin yang kemerah-merahan dan kuning kecoklatan terdapat diwilayah arid/kering sedang di situ eumelanin yang kehitam-hitaman paling jarang. Hukumnya adalah semakin dingin iklim suatu wilayah semakin berkurang phaemelanin, dan di wilayah yang iklimnya ekstrim dingin phaemelanin habis sehingga nampak keputih-putihan.

3. Pengaruh Tanah
Tanah berpengaruh terhadap warna kulit, ada kecenderungan spesies dari ras-ras tertentu yang menghuni tanah bekas aliran lava, berkulit lebih gelap jika dibandingkan dengan spesies yang menempati wilayah yang bertopografi bukit-bukit pasir. Melalui kandungan mineral pada tanah, yaitu dari kenampakan tanaman tertentu dapat diketahui kaya atau miskinnya tanah dibawahnya akan unsur kalsium.

Demikian penjelasan dari saya tentang Faktor Geografis dan Non Geografis Persebaran Ras, semoga bermanfaat. 🙂 Terima kasih. Jagoan Ilmu

Berikan Rating:

Average rating / 5. Vote count:

Author: Wa Ode

Jangan pernah meremehkan diri sendiri. Bila kamu tak bahagia dengan hidupmu, perbaiki apa yang salah, dan TERUSLAH MELANGKAH.