Eksplorasi Geofisika: Pengertian, Metode, Tahapan dan Tujuan

By | August 8, 2017
Eksplorasi Geofisika

Eksplorasi Geofisika – Eksplorasi merupakan penyelidikan dalam bidang Geologi yang dilakukan dalam proses identifikasi, menentukan lokasi, ukuran, bentuk, letak, kuantitas, sebaran, dan kualitas pada endapan bahan galian. Proses tersebut akan berlanjut ke tahap analisis untuk dikaji agar dapat mengetahui apakan layak dilakukan penambangan atau tidaknya.

Pengertian geofisika eksplorasi

Eksplorasi geofisika adalah kegiatan penjajakan struktur geologi yang cocok bagi pengumpulan minyak bumi dengan menggunakan peralatan geofisika seperti gravimeter, magnetometer dan seismometer. Proses-proses yang dilakukan adalah survei gravimetrik, survei magnetik, dan survei seismik. Di dalam pencarian minyak dan gas bumi, masing-masing survei ini dilaksanakan oleh kontraktor jasa (service companies) yang mempunyai keahlian terkait, dengan tenaga ahli dan peralatan masing-masing seperti dilansir pada wikipedia.

Metode eksplorasi geofisika

Metode eksplorasi geofisika yang akan dibahas pada materi ini yaitu, geolistrik, seismik refraksi, GPR, gravity dan magnetik.

  1. Metode Geolistrik (metode resistivity/tahanan jenis) : Metode ini menggunakan medan potensial listrik bawah permukaan sebagai objek pengamatan utamanya. Kontras resistivity yang ada pada batuan akan mengubah potensial listrik bawah permukaan tersebut sehingga bisa kita dapatkan suatu bentuk anomali dari daerah yang kita amati.
  2. Metode Seismik Refraksi : Gelombang seismik merupakan gelombang mekanis yang terjadi di bumi baik yang disebabkan secara alami maupun buatan manusia. Adapun pengertian refraksi secara harfiah adalah pembiasan.
  3. Metode GPR (Groun Penetrating Radar) : Metode ground penetrating radar atau georadar merupakan salah satu metode geofisika yang mempelajari kondisi bawah permukaan berdasarkan sifat elektromagnetik dengan menggunakan gelombang radio dengan frekuensi antara 1-1000 MHz.
  4. Metode Gravity : Metode Gravity adalah salah satu metode eksplorasi dalam geofisika, yang memenfaatkan sifat daya tarik antar benda yang didapat dari densitasnya, jadi prinsip eksplorasi dengan metode gravity ini yaitu mencari anomali gravity pada subsurface.
  5. Metode Magnetik : Survey magnetik merupakan metoda eksplorasi geofisika yang mengukur medan magnet bumi di setiap titik yang ada di muka bumi. Penggunaan metode magnetik berdasarkan pada adanya anomali medan magnetik bumi yang diakibatkan oleh adanya perbedaan sifat kemagnetan dari berbagai macam batuan. Dalam kegiatan eksplorasi, survei magnetik dapat dilakukan di darat, laut maupun udara.

Tahapan eksplorasi geofisika

Adapun tahapan-tahapan pekerjaan yang umum digunakan dalam metoda geofisika adalah :

  • Survei pendahuluan (penentuan lintasan)
  • Pemancangan (penandataan titik-titik ukur) dalam areal target
  • Pengukuran lapangan
  • Pembuatan peta-peta geofisika
  • Penarikan garis-garis isoanomali
  • Penggambaran profile
  • Interpretasi anomaly

Tujuan Eksplorasi Geofisika

Tujuan utama dari eksplorasi Geofisika ini adalah membuat model bawah permukaan bumi dengan menggunakan data lapangan yang diukur. Pengukuran tersebut dapat dilakukan di atas permukaan bumi, bisa juga dilakukan di dalam permukaan bumi dengan ketinggian yang sudah ditentukan.

Idealnya, kegiatan ini dilakukan secara berulang-ulang dan terus-menerus, juga berkelanjutan dengan menggunakan metode Geofisika sesuai kebijakan pernambangan. Ya, walaupun dalam proses penambangan tentunya seringkali terjadi hambatan atau kegagalan, contohnya adalah kehadiran noise pada data yang digunakan untuk melakukan suatu pengukuran. Bahkan ada juga kendala berupa ketidaklengkapan data bahkan kurang data.

Berikut ini perumusan masalah yang sering digunakan oleh penambang-penambang lain di antaranya:

  • Jumlah nilai sampling rate optimal
  • Jumlah data yang diperlukan
  • Tingkat akurasi yang diinginkan.

Nah, jika sesudah melakukan perumusan masalah di atas, proses analisa bisa dilanjutkan dengan menggunakan model matematika untuk menentukan mana yang layak digunakan sebagai data lapangan dan distribusi parameter fisis yang akan dicari.

Selanjutnya, proses modal interpretasi yaitu membuat model bawah permukaan. Proses-proses di atas itu merupakan proses rangkaian proses dalam menentukan lokasi pemboran dalam mengangkat sumber daya alam bahan tambang atau mineral dan minyak gas ke permukaan.

Namun, perlu diingat bahwa dalam kegiatan eksplorasi Geofisika jika terjadi kesalahan sedikit, maka akan terjadi hal dapat merugikan secara materil dan waktu. Sehingga proses analisis merupakan proses yang sangat penting dalam kegiatan eksplorasi Geofisika. Hal ini disebabkan, karena sebagai landasan dan acuan dalam pembuatan data.

Prinsip atau konsep dasar yang dapat dijadikan sebagai acuan dalam eksplorasi Geofisika ini adalah target eksplorasi dan pemodelan eksplorasi. Kedua hal tersebutlah yang dapat dijadikan sebagai acuan dalam kegiatan eksplorasi Geofisika.

 

Sumber :

  • https://geoful.wordpress.com/metode-geofisika/
  • https://www.kompasiana.com/dasmutterland/teknik-geofisika-eksplorasi_551fae76813311932c9df422

Berikan Rating:

Average rating / 5. Vote count:

Author: Wa Ode

Jangan pernah meremehkan diri sendiri. Bila kamu tak bahagia dengan hidupmu, perbaiki apa yang salah, dan TERUSLAH MELANGKAH.