Bedakan Antara Saham Dan Option, Jangan Sampai Salah

By | June 3, 2019

Jagoan Ilmu – Bagi beberapa orang yang baru berkecimpung di dalam dunia investasi pasar modal, terkadang ada rasa bingung untuk membedakan antara option dan saham. Untuk memahaminya, tentu harus belajar trading option yang benar terlebih dahulu. Apalagi bagi Anda yang berencana untuk menanam investasi dalam jumlah besar di bidang ini.

Saham Dan Option, Serupa Tapi Tak Sama.

Sebelum kita mengenal dan belajar trading option yang benar, kita pahami dahulu perbedaan antara saham dan option. Karena keduanya memiliki kemiripan, namun jelas merupakan dua entitas yang berbeda.

Saham merupakan tanda kepemilikan kita atas suatu perusahaan. Jika kita membeli saham, maka kita berarti membeli sebagian perusahaan tersebut. Seberapa besar? Tentu sesuai dengan besaran saham yang kita beli.

Sementara option, hanya merupakan hak atau kewajiban untuk membeli dan menjual saham pada harga tertentu dan pada waktu tertentu. Jadi bukan sahamnya, melainkan hanya hak dan kewajibannya saja. Option merupakan produk derivatif (tambahan) pasar modal. Jadi, saat membeli stock option, kita sama sekali tidak memiliki saham tersebut. Kita hanya membeli hak untuk menjual dan membeli saham itu.

Option juga memiliki tanggal kadaluarsa. Semakin dekat tanggal kadaluarsanya, maka akan semakin murah pula harga optionnya. Ini disebut time value of money. Berbeda dengan saham yang tidak memiliki tanggal kadaluarsa. Option memungkinkan kita untuk tetap mendapatkan keuntungan, tidak peduli apakah harga saham tersebut sedang naik, turun, atau stagnan. Karena option lebih digunakan untuk spekulasi. Sementara saham digunakan sebagai sarana investasi jangka panjang.

Lalu ada lagi binary option. Berbeda dengan stock option yang merupakan hak dan kewajiban menjual saham pada waktu dan harga tertentu tadi, binary option merupakan alat spekulasi naik turunnya harga saham. Jika stock option perdagangannya diatur oleh otoritas pasar modal, maka binary option tidak diatur oleh otoritas pasar modal, dan tidak hanya memperdagangkan saham.

Nah, kini jelas bukan, apa bedanya saham dengan option? Sekarang ayo belajar trading option yang benar.

Bagaimana Proses Trading Option?

Nah, jika tadi sudah mengerti apa itu stock option dan binary option, sekarang ayo bicara tentang cara trading option. Kita hanya bicara tentang trading stock option, ya.

Sebelumnya perlu diketahui bahwa di pasar modal Indonesia kita belum bisa trading stock option. Tapi para broker bisa melakukan trading di pasar saham negara lain, misalnya Amerika Serikat. Caranya, melalui perusahaan broker yang beroperasi di negara tersebut. Misalnya TastyWorks. Broker Indonesia membuat akun di situs perusahaan itu, lalu  bisa melakukan jual beli stock option di sana setelah menyetorkan sejumlah dana untuk modal.

Sebaliknya, justru trading binary option sudah jamak dilakukan di Indonesia. Yang diperdagangkan juga beragam, seperti saham, forex, dan cuaca.

Nah, dalam trading stock option, perlu diingat beberapa hal :

1. Yang diperdagangkan bukan stock, tapi hak. Artinya Anda tidak memiliki sahamnya  melainkan hak untuk memperjualbelikan saham itu.

2. Option memiliki expired date atau tanggal kadaluarsa. Kalau sampai option Anda mencapai tanggal kadaluarsanya, dan nilai stock Anda meningkat, maka Anda akan mengalami out of the money. Artinya opsi saham beserta seluruh dana yang Anda investasikan di dalamnya habis.

3. Ada dua posisi dalam stock option, yaitu call (hak untuk membeli option yang berada di bawah pada tanggal tertentu di masa depan). Call ini sama dengan buy di trading stock. Jika Anda melihat kecenderungan nilai suatu saham menurun, Anda bisa melakukan call option.

Lalu ada put option (hak menjual option yang berada di bawah pada tanggal tertentu di masa depan). Put option sama dengan sell. Jika Anda melihat kecenderungan nilai suatu saham meningkat, Anda lakukan put option. Maka keuntungan yang Anda peroleh adalah selisih harga saat Anda melakukan call dan put.

Stock option selain berfungsi sebagai lindung nilai atau bearing, juga berfungsi sebagai asuransi. Artinya jika kita memiliki stock option, nilai saham kita tidak akan sangat jatuh saat terjadi penurunan. Paling tidak akan ada orang yang masih bersedia membeli saham tersebut saat harganya menurun, pada tanggal tertentu.

Karena trading option ini memang bertujuan untuk investasi jangka pendek dengan nilai spekulasi yang tinggi. Berbeda dengan investasi saham yang memang mengharapkan deviden dan dilakukan untuk investasi jangka panjang.

Baca juga Cara Trading Saham Option Secara Online

Walau kelihatannya cukup mudah, tapi trading option tidak disarankan bagi broker pemula. Sebaiknya Anda mahir dahulu di bidang trading saham, forex, dan produk dasar pasar modal lainnya. Lalu belajar trading option yang benar sebelum menceburkan diri di bidang ini. Hal ini bertujuan agar Anda tidak rugi banyak, dengan nilai yang besar, karena kesalahan investasi saat melakukan trading option.

Berikan Rating:

Average rating / 5. Vote count:

Author: Penulis Jagoan Ilmu

Hargai dia yang membencimu, karena dia adalah penggemar yang telah menghabiskan waktunya hanya untuk melihat setiap kesalahanmu.